Diduga Hendak Mencuri HP, Seorang Pria Meregang Nyawa Dihajar Massa

CISAAT — Nasib naas menimpa pria tak dikenal tewas akibat dihakimi massa di Jalan Lingkar Selatan, Kabupaten Sukabumi, sekitar Pukul 23.00 WIB belum lama ini. Diduga, pria malang ini sebagai pelaku penipuan telepon genggam.

Dari informasi yang diperoleh menyebutkan, pria yang belum diketahui identitasnya tersebut mengendarai motor diduga melarikan diri dan bersembunyi area persawahan warga di Kampung Bakti, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan.

Salah seorang warga setempat, Anggi Triana (30) menjelaskan, sekitar pukul 23.00 WIB, dirinya lewat mau ke apotek beli obat anak. Di lokasi ini, banyak warga nyorotin senter ke arah pesawahan. “Saya enggak banyak nanya, ada yang bawa batu juga. Katanya ada jambret yang kabur ke sawah,” jelas Anggi kepada wartawan, Jumat (14/6).

Lanjut Anggi, menjelang tengah malam situasi di gang menuju perkampungannya ramai orang. Ia melihat seorang pria dihajar massa. Pria tanpa identitas tersebut tergeletak di tanah. “Informasinya, pelaku itu meminjam handphone dari korban penjambretan, dan setelah pelaku mengambil handphone dari korban, pelaku mencoba kabur tapi berhasil ditahan motornya oleh korban, sehingga pelaku jatuh, lalu melarikan diri ke arah perkampungan,” tandasnya.

Anggi mengaku sempat melihat pelaku diseret ke arah Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, dengan kondisi sudah babak belur, dan motor pelaku juga sudah dibakar. “Motornya dibakar. Saya tanya ke warga, katanya yang tergeletak itu jambret handphone,” tandasnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sekarwangi Ramdansyah membenarkan telah menerima jenazah dengan kondisi luka lebam pada kelopak mata dan sebagian tubuhnya yang lain. “Sekitar pukul 03.00 WIB kami menerima titipan jenazah dengan luka lebam, luka cecet pada tangan dan bagian tubuh lain. Serta terdapat darah yang sudah mengering pada bagian wajah korban, diduga terjadi perdarahan pada mulut, hidung dan telinga,” sahutnya.

Menurutnya, pihaknya tidak menemukan identitas saat jenazah tersebut diantar petugas ke Instalasi Jenazah RSUD Sekarwangi. “Lengkapnya ke pihak kepolisian untuk kronologinya. Kami menunggu instruksi selanjutnya dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Cibadak, Kompol Suhardiman menjelaskan, awalnya pelaku tanpa identitas ini bertemu dengan dua orang korban Yakni, Tedi Syah (16) dan Yasin (15) di Gang Assalafiyah Kampung Cikaroya, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat. Dilokasi, pelaku mengajak ngobrol dan meminta kepada kedua korban untuk ditemani mencari alamat. Singkat cerita, kedua korban bersama pelaku pergi dengan mengendarai sepeda motor berboncengan bertiga di depan Indomaret di Jalan Cemerlang Kecamatan Warudoyong, handphone milik Tedi di pinjam oleh pelaku dengan alasan mau menghubungi temannya. “Usai dipinjam pelaku, lalu HP dikembalikan lagi ke Tedi dan pelaku kembali mengajak pergi ke arah SMPN 16 Kota Sukabumi,” jelas Suhardiman.

Karena hari mulai malam, Tedi dan Yasin meminta untuk diantarkan pulang dan akhirnya pelaku membawa kedua korban untuk pulang ke arah Jalur Lingkar Selatan menuju ke pertigaan Masjid Agung. Ketika sampai diperempatan Mangkalaya pelaku menghentikan laju sepeda motornya dengan alasan mau buang air kecil dan pada saat itu pelaku kembali meminjam handphone milik Tedi. Tetapi, kali ini tidak dikembalikan malah di kantongi oleh pelaku dan pelaku kembali membawa sepeda motornya dengan membonceng kedua korban.
“Saat dalam perjalanan, pelaku meminjam handpone milik Yasin dan juga handphone milik Yansin di kantongi oleh pelaku. Ketika hampir sampai ke Masjid Agung pelaku kembali menghentikan laju sepeda motornya dengan alasan mau melihat ban motor yang sepertinya kempes, lalu menyuruh kedua korban untuk turun. Saat Tedi turun dari motor sementara Yasin masih duduk di motor, pelaku langsung menarik pedal gas sepeda motornya dengan maksud melarikan diri tapi korban berhasil menghentikan kendaraannya hingga terjatuh,” ungkapnya.

Ia menambahkan, usai terjatuh kedua korban pun berteriak maling akhirnya datang warga sekitar yaitu di daerah Kampung Bakti, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan dan mengeroyok pelaku sampai tidak sadarkan diri. Tak cukup disitu, motor pelakupun dibakar. “Pelaku yang tidak sadarkan diri dan korban yang terluka dibawa ke RS Beta Medika Cisaat. Sementara, pelaku tidak terselamatkan dan meninggal dunia di RS Beta Medika akibat luka parah dibagian kepala dan muka,” tandasnya.

Hingga saat ini sambung dia, Polsek Cibadak masih mendalami kasus ini dan belum mengetahui identitas pelaku. “Kami masih melakukan penyelidikan dan mendalaminya. Adapun barang bukti yang diamankan yakni, satu unit Handphone, satu unit sepeda motor JETWIN, Nopol F 3415 SK,” pungkasnya. (Agus)

Lihat Juga...