500 Pelaku Ekonomi Kreatif Berada di Sukabumi

SUKABUMI — Jumlah pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi Jawa Barat, cukup banyak mencapai kisaran 400 hingga 500 pelaku kreatif. Ratusan pelaku kreatif tersebut berasal dari 16 subsektor ekonomi kreatif.

“Dari pendataan sejak Januari 2019 lalu menghasilkan sebanyak 400 sampai 500 pelaku ekonomi kreatif,’’ tutur Manager Program Sukabumi Creative Hub Rendy Irlian Kamase kepada wartawan di sela-sela sosialisasi program dana stimulan bagi pelaku ekonomi kreatif Danakitri, belum lama ini. Mereka bergerak dalam berbagai bidang seperti musik, kuliner, film, arsitektur, fotografi, desain komunikasi visual, seni pertunjukkan, dan lainya.

Akan tetapi, kata Rendi, yang paling banyak bergerak dalam bidang musik adalah sebanyak 120 pelaku ekonomi kreatif. Kini, para pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi didorong untuk menghasilkan program serta karya unggulannya.

Caranya dengan dilibatkan dalam kegiatan Danakitri atau Sukabumi Creative Financing Forum yang merupakan salah satu program kerja Sukabumi Creative Hub (SCH). “Danakitri digulirkan memberikan dana stimulant kepada para pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi,’’ tutur Rendi.

Program itu diluncurkan dalam upaya mendukung pertumbuhan serta perkembangan para pelaku ekonomi kreatif. “Sehingga, harapannya pelaku ekonomi kreatif memiliki sebuah program dan produksi karya yang terus berlanjut. Dan kata Danikitri diambil dari bahasa sansakerta yang artinya adalah kemasyhuran,” imbuhnya.

Diharapkan kata tersebut menginspirasi program Sukabumi Financing Forum ini dapat memasyhurkan para pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi. Rendy menerangkan, program Danakitri itu terdiri dari beberapa acara yang akan dilaksanakan dari Bulan Juli hingga Desember 2019. Rangkaian acara itu antara lain workshop atau sosialisasi pada 21 Juli 2019), periode pengiriman berkas proposal kegiatan 21 Juli-15 Agustus 2019.

Selanjutnya periode kurasi berkas 16-19 Agusturs 2019 serta pengumuman seleksi 20 Agustus 2019. Puncaknya kegiatan Danakitri Awards pada 24 Agustus 2019 dan periode pelaksanaan kegiatan pada rentang waktu 25 Agustus-31 Desember 2019.

Salah satu rangkaian acara Danakitri, yaitu sosialisasi Danakitri yang dilaksanakan Ahad. Peserta yang terlibat sebanyak kurang lebih 119 komunitas dari 16 subsektor pelaku kreatif akan diundang pada sosialisasi tersebut.

Acara ini dihadiri oleh M Arief Budiman selaku Sekretaris Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dan Galih Sedayu selaku CEO Ruang Kolaborasi akan mengisi acara talks Danakitri. Hadir pula Kepala Dinas Kepemudaaan, Olah raga dan Pariwisata Kota Sukabumi Adang Taufik.

Targetnyanya, ada sebanyak 70 proposal yang mengajukan kegiatan dalam program Danakitri. Nantinya akan dipilih sebanyak 20 proposal baik perorangan maupun kelompok yang mempresentasikan kegiatannya. Sehingga nantinya akan ditetapkan proposal yang akan mendapatkan dana stimulans dalam Danakitri.

Dengan adanya Sosialisasi Danakitri ini diharapkan para pelaku kreatif di Kota Sukabumi menjadi lebih semangat dalam memproduksi suatu karya demi memajukan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi.

Sekretaris Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN) M Arief Budiman memberikan apresiasi atas digulirkannya program Danakitri. “Program itu merupakan terobosan dalam pengembangan ekonomi kreatif. Harapannya dapat menjadi bagi kabupaten/kota lainnya di Indonesia,” pungkasnya. (rol)

Lihat Juga...