Cegah Bencana Kebakaran, Damkar Sukabumi Adakan Sosialisasikan SKKL di Desa Nyalindung

NYALINDUNG — Dinas Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, gelar Sosialisasi Sistem Keselamatan Kebakaran Lingkungan (SKKL) di Desa Nyalindung Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi di Aula Desa Nyalindung, Senin (22/07).

Dari informasi yang diproleh www.sukabuzone.com menyebutkan, kegiatan tersebut dengan pemberian materi sekaligus pembekalan kepada Tim Balakar yang dibentuk dan difungsikan di masing-masing desa.

” Dalam kesempatan ini kami memberikan materi atau pembekalan bagaimana cara mengetahui penyebab kebakaran, kemana bila terjadi kebaran harus dihubungi serta cara mengatasi kebakaran seperti apa,” kata Kasi Pencegahan Damkar Sukabumi Untung Waluyo saat dikonfirmasi www.sukabumizone.com Senin, (22/07).

Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program Damkar sesuai dengan Perbub No.27 2015 tentang melalui peran serta mastarakat dalam penanggulangan bahaya kebakaran. ” Mengingat wilayah Sukabumi sangat luas serta tidak terjangkau oleh semua mobil pemadam kebakaran. Untuk mempercepat informasi dan penanganan bencana kebakaran, tim pemadam kebakaran membentuk Tim Balakar agar masyarakat tidak kebingungan ketika melaporkan kebakaran, ” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nyalindung Ujang Jamjuri mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Damkar Sukabumi yang telah mengadakan kegiatan SKKL yang sangat bermanfaat. ” Kami mengucapkan terimakasih kepada Tim Pemadam Kebakaran serta PLN yang sudah memberikan materi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menambah pengetahuan dan kemampuan dalam menanggulangi pencegahan kebakaran,” ujarnya.

Ia berharap, mudah-mudahan dengan adanya materi yang di sampaikan Tim Damkar serta PLN bisa bermanfaat untuk tim balakar. ” Sebab, tidak semua orang mengetahui dan mampu tentang bagaimana caranya dalam upaya penanggulan bahaya kebakaran tersebut. Kami berharap dari pelatihan dari Damkar ini bisa berjalan secara rutin. Sebab, masyarakat perlu pembinaan. Selain itu, semoga tim balakar yang sudah dibentuk bisa menyampaikan dan mensosialisasikannya kembali sehingga, mereka mampu serta tahu cara-cara pencegahan kebakaran,” pungkasnya.(Agus)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan