Di Sukabumi Parkir Sembarangan Siap-siap Kena Sanksi Kempes dan Gembok Ban

 

SUKABUMI — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi Jawa Barat, memberlakukan sanksi kempes serta gembok ban bagi kendaraan roda dua maupun lebih yang parkir sembarangan atau bukan di tempat parkir yang sudah disediakan.

“Sebelum memberlakukan sanksi itu kami talah melakukan sosialisasi kepada warga serta memberikan imbauan kepada pemilik kendaraan tentang Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perhubungan,” ujar Kepala Bidang Lalu lintas Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Imran Wardani di Sukabumi, belum lama ini.

Selain menegakkan perda itu, sanksi tersebut mengacu kepada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Langkah tegas yang dilakukan itu untuk antisipasi terjadinya penumpukan kendaraan khususnya di jalur ramai seperti di Jalan Ahmad Yani Gudang, Siliwangi, Samsudin, Suryakencana, Martadinata, serta Djuanda.

“Selain menindak dengan cara menggembok dan mengkempesi ban kendaraan bermotor, kami juga menempel stiker sesuai penindakan. Bahkan, kendaraan yang parkir sembarangan serta tidak ada pemiliknya disita sementara dan harus mengambilnya ke Kantor Dishub Kota Sukabumi,” tegasnya.

Menurutnya, sampai saat ini telah ada puluhan kendaraan bermotor yang terkena sanksi itu dan kemungkinan akan terus bertambah. Kendaraan tersebut tidak hanya diparkir sembarangan, tetapi ada juga yang parkir di trotoar.

“Kami tidak segan menindak tegas, apalagi perda ini telah kami sosialisasikan cukup lama. Karena itu, tidak ada alasan lagi bagi pemilik kendaraan yang memarkirkan kendaraannya sembarangan yang bisa menyebabkan kemacetan dan kesemrawutan arus lalu lintas,” cetusnya.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengakui Kota Sukabumi saat ini masih kekurangan lahan parkir yang dikarenakan keterbatasan lahan serta tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah.

“Karena itu, untuk antisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di lokasi parkir, kami mengimbau kepada setiap kantor, pusat perbelanjaan dan lain-lain khususnya yang berada di pinggir jalan raya untuk menyediakan lahan parkir sembari menunggu kami menyediakan tempat parkir,” pungkasnya. (red)

Lihat Juga...