Polisi Ringkus Tersangka Pembunuhan Kasus Mayat Hangus di Sukabumi

 

SUKABUMI — Tersangka pembunuhan berencana kasus mayat hangus di dalam mobil di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berhasil diringkus Polres Sukabumi dan Polda Jawa Barat (Jabar). Pelaku mengaku aksi keji tersebut dilatarbelakangi masalah rumah tangga dan utang piutang.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi menjelaskan, pada Minggu (25/8/2019) lalu telah terjadi kebakaran satu unit mobil di Kampung Cipanengah Bondol, Desa Pondok Kaso, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah di cek, terdapat dua korban hangus terbakar dalam peristiwa itu.

“Tim Polres Sukabumi melakukan cek serta olah TKP dan membawa dua mayat itu ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk dilakukan autopsi, korban diantaranya Edi Chandra Alias Pupung (54) dan M Adi Pramana alias Dana (24),” ungkap Rudy di Mapolda Jabar, Selasa (27/8/2019).

Setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi, disimpulkan bahwa kedua mayat yang berada di dalam mobil itu merupakan korban pembunuhan. Polisi kemudian mendapatkan sejumlah bukti yang mengarah ke pelaku pembunuhan.

“Otak pelaku adalah AK (35) yang merupakan istri korban Edi Chandra serta ibu tiri Dana, dan pelaku satu lagi yakni KV anak dari AK,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Iksantyo Bagus menjelaskan, bahwa pelaku menyewa empat orang eksekutor untuk membunuh suami serta anak tirinya itu. Keempatnya yakni A, S, R, A telah masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Iksan menambahkan, kedua korban terlebih dahulu dilumpuhkan di rumah korban di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. “Setelah di eksekusi korban diletakan di SPBU Cirendeu, serta eksekutor menyuruh AK untuk mengambil mobil yang berisikan kedua jenazah korban,” beberanya.

Ia menyebutkan, mobil yang berisi kedua jenazah korban kemudian diambil para pelaku. Mereka melarikannya ke Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Sebelum membakar mobil, pelaku AK membeli sebotol bensin dan menyerahkan ke KV.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 340 dan Pasal 338 KUHPidana. Pelaku KV dirawat di rumah sakit karena terkena api bakaran mobil,” pungkasnya. (rol)

Lihat Juga...