Kejari Kabupaten Sukabumi Musnahkan Barang Bukti dari 85 Perkara

CIBADAK — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, Jalan Karangtengah, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, memusnahkan barang bukti (BB) yang sudah berkekuatan hukum. BB ini merupakan hasil penanganan perkara selama Januari hingga Agustus 2019.

Dari informasi yang diperoleh menyebutkan, jumlah BB tersebut berasal dari 85 perkara. Yakni, 55 perkara narkotika jenis ganja dengan barang bukti seberat 2,89 kilogram, 496,43 gram sabu-sabu dan 11 perkara obat ilegal jenis tramadol serta hexymer sebanyak 12.842 butir.

Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi, Alex Sumarna mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan ini yaitu narkotika, handphone, senjata tajam dan minuman beralkohol jenis ciu. Sementara, pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan diblender. “BB ini tak terlepas dari penanganan perkara. Jika perkara telah mempunyai kekuatan hukum tetap, perintah undang-undang harus dieksekusi, baik terhadap orang, benda, biaya perkara dan barang bukti,” kata Alex kepada wartawan, Rabu, (2/10).

Alex mengungkapkan, BB yang dimusnahkan sebagian besar terkait penggunaan narkotika. Hal ini, menjadi salah satu indikasi masih tingginya kasus narkotika di Kabupaten Sukbumi dan wilayah hukum Polres Sukabumi. “Tahun ini, kasus narkotika jenis sabu dan ganja ini sangat tinggi. Terbukti, selama Januari sampai Agustus ada 55 perkara narkotika,” tandasnya.

Alex menambahkan, BB yang mendominasi narkoba jenis ganja dan sabu ini jika tidak terjaring akan sangat berdampak negatif terhadap masyarakat. “Dalam penanganan narkoba tentunya perlu ada sinergritas yang terjalin baik dengan semua unsur khususnya dengan masyarakat. Karena tidak akan bisa dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum saja, tapi harus suport dan dukungan dari semua elemen,” pungkasnya. (Kusnandar)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan