Ijam Beserta Empat Temannya Bertemu Bupati Sukabumi

 

SUKABUMI KAB — Sebanyak lima orang warga Kabupaten Sukabumi yang terdampak kerusuhan wamena bertemu dengan Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami di Pendopo Sukabumi Kamis, (10/10/2019).

Lima orang tersebut adalah Ijam (49) warga Kampung Gadog RT 02/13 Desa Citarik Kecamatan Palabuanratu, Lili (49) warga Kampung Buniasih RT 01/04 Desa Tonjong Kecamatan Palabuanratu, Nurdin (26) warga Kampung Gunung Puntang RT 03/10 Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak, Siti Masitoh (16) warga Kampung Gunung Puntang RT 03/10 Desa Sirnaresmi Kecamatan Cikakak dan Dadang Darsita (44) warga Kampung Rancagoong Rt.03/07 Kecamatan Gegerbitung.

Ketua BAZ Kabupaten Sukabumi H.U Ruyani menjelaskan, dari enam orang warga Kabupaten Sukabumi satu orang pulang secara mandiri.

“Alhamdulillah yang lima orang ini bisa sampai di Kabupaten Sukabumi, sebetulnya banyak warga Kabupaten Sukabumi yang ada di Wamena bukan hanya lima orang ini. Namun, mereka ada yang masih memilih tinggal disana,” jelasnya.

Kedatangan Ijam dan kawan-kawan di Pendopo Sukabumi sekitar Pukul 21.30 Wib, mereka menginap di Pendopo Sukabumi.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga kepada bapak Bupati Sukabumi yang telah membantu kepulangan kami sampai di kampung halaman dengan selamat, ” kata Ijam.

Sementara itu Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami menyampaikan, pemerintah akan memfasilitasi mereka hingga memiliki skil dan kemampuan di bidangnya masing-masing.

“Sebetulnya di Sukabumi setiap peluang usaha itu ada, apalagi dengan potensi Kabupaten Sukabumi saat ini yang mulai menjadi tujuan wisata, dan mereka harus terus semangat karena pencarian nafkan menjadi satu kewajiban,” tuturnya.

Ia meminta, perangkat daerah dan camat untuk mendorong mereka memiliki keterampilan lebih melalui pelatihan pemberdayaan masyarakat.

“Jadi ketika mereka menetap di Sukabumi atau ingin kembali ke sana mereka sudah mempunyai keterampilan lebih, tinggal nanti kita bisa latih melalui dinas, pemerintah akan memfasilutasi sesuai regulasi,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut ia memberikan bantuan berupa sembako dan uang kadedeuh kepada Ijam dan kawan-kawan.

Selanjutnya Ijam dan rekan-rekannya pulang dengan diantar oleh camat masing-masing daerahnya untuk kembali ke keluarganya. (Kusnandar)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan