Aktifnya Sesar Cimandiri di Waspadai BPBD Sukabumi

SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, waspadai aktifnya sesar Cimandiri. Langkah tersebut dilakukan supaya warga meningkatkan kesiapsiagaan terutama yang berada di sepanjang patahan atau sesar Cimandiri.

Sebelumnya terjadi gempa pada Sabtu (26/10/2019) sekitar pukul 17.50 WIB. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, gempa yang mengguncang Sukabumi itu berkekuatan Magnitudo 3,7. Adapun lokasi gempa ini berada di darat 35 kilometer barat daya Sukabumi, berkedalaman 4 kilometer.

Titik koordinat gempa itu berada di 6,93 lintang selatan dan 106,61 bujur timur. Peristiwa tersebut menandai aktivitas Sesar Cimandiri yang aktif.

“Sesar Cimandiri dari dulu juga aktif serta sewaktu-waktu bisa menimbulkan pergerakan dan membahayakan,” kata Kepala Seksi Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman.

Lanjut Eka, sosialisasi dan rapat koordinasi membahas permasalahan ini sudah dilakukan. Upaya tersebut dengan melibatkan aparat kecamatan dan instansi terkait lainnya serta menghadirkan ahli dari kampus ITB.

Ia menjelaskan, BPBD tidak hanya membahas masalah Sesar Cimandiri saja. Namun, hal lainnya yang berpotensi menyebabkan bencana di wilayah Sukabumi. “Targetnya potensi kebencanaan terutama yang bersumber dari Sesar Cimandiri bisa diantisipasi dengan baik. Pemerintah melakukan langkah pencegahan berupa kajian serta pemetaan potensi mengenai hal ini,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami menerangkan, sesar maupun patahan Cimandiri, kapanpun bisa bergerak melepaskan energinya. “Tercatat pada 2018 silam samapai 2019 sudah banyak getaran gempa yang berpusat di Sukabumi. Sehingga upaya mengantisipasi adanya dampak aktif sesar ini harus dilakukan,” pungkasnya. (Rol)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan