Wisatawan Mulai Memadati Pantai Selatan Sukabumi

SUKABUMI — Momen libur Natal dimanfaatkan warga untuk berlibur ke sejumlah obyek wisata. Misalnya ke obyek wisata pantai di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

‘Seluruh obyek wisata pantai di selatan Sukabumi dipadati pengunjung,’’ kata Kepala Diviisi Operasional dan SDM, Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepuloh Rabu, (25/12). Pengunjung tidak hanya dari domestik Sukabumi saja namun dari luar daerah seperti Bogor serta daerah sekitarnya.

Menurutnya, lokasi wisata yang didatangi mulai wisata pantai hingga air terjun di kawasan Geopark Ciletuh. Ia menjelaskan para wisatawan itu ada yang datang sebelum serta saat Natal.

Diperkirakan jumlah wisatawan akan terus bertambah banyak sampai tahun baru mendatang. Karena, banyak warga yang ingin menghabiskan liburan akhir tahun di wisata pantai selatan Sukabumi.

Ia menuturkan, petugas Balawista serta instansi terkait lainnya siap menjaga kawasan pantai dari kasus kecelakaan laut. Petugas ditempatkan di sejumlah lokasi atau pos yang ditentukan.

Pada hari ini, petugas berhasil menyelamatkan dua orang wisatawan asal Bogor yang tenggelam di Pos Sanset Kapitol, Palabuhanratu. Keduanya yakni Agung (17 tahun) dan Kusnandar (35) warga Bogor. Saat ini keduanya sudah mendapatkan perawatan di RSUD Palabuhanratu.

Sebelumnya, seorang anak berusia lima tahun meninggal dunia karena tenggelam di Pantai Minajaya, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/12). Diduga dia luput dari pengawasan orangtua ketika berenang di pinggiran pantai.

Dari data yang diperoleh menyebutkan, korban yang meninggal dunia adalah Apip Pratama (5) warga Kampung Cibarehong RT02 RW 04 Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Kejadian itu terjadi pada Selasa sekitar pukul 14.45 WIB.

‘’Informasi dari kecamatan menyebutkan kejadian laka laut terjadi di Pantai Wisata Minajaya Desa Buniwangi, Surade, Kabupaten Sukabumi,’’ ungkap Koordinator Forum Koordinas SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Pajri kepada wartawan, Rabu (25/12). Korban datang ke lokasi wisata pantai bersama dengan keluarganya.

Menurut Okih, korban bermain di pantai sementara ibunya mengawasi dari saung gazebo yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi korban. Tetapi tiba-tiba ada yang memberitahukan bahwa korban kelihatan dalam keadaan telungkup tidak bergerak di permukaan air.

Selanjutnya, kata Okih, ibu serta warga sekitar mendatangi korban dan menemukan kondisi Apip telah meninggal dunia. Korban akhirnya dibawa ke puskesmas terdekat dan selanjutnya dibawa ke RSUD Jampang Kulon untuk dilakukan tindakan visum

Petugas, kata Okih, mengimbau pengunjung agar berhati-hati dalam berwisata di pantai. Hal itu terutama dalam mengawasi anak-anaknya yang bermain di pantai untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut seperti tenggelam. (rol)

Lihat Juga...