Pemdes Cijangkar Lirik Jeruk Lemon Sebagai Ikon Desa

NYALINDUNG — Jeruk Lemon Tea, buah impor yang dikenal akan kaya manfaatnya dan kesegarannya itu ternyata mulai dilirik Pemerintah Desa (Pemdes) Cijangkar Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Kini pemdes akan mencoba mengembangkan budidaya jeruk lemon Tea dengan melibatkan masyarakat.

“Impian kami Jeruk Lemon Tea menjadi Ikon Desa Cijangkar,” kata Kepala Desa Cijangkar Heri Suherlan diwakili Sekretaris Desa Cijangkar Deni Rusmayadi kepada www.sukabumizone.com Kamis, (16/01/2020).

Menurut Deni, berawal dari keinginan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), program penanaman Jeruk Lemon Tea bersama masyarkat akan menjadi pertimbangan pada Rencana Anggaran Pembelanjaan Desa (RAPBDes) di 2020 ini. “Mudah-mudahan di 2021 dapat terealisasi,” ujarnya.

Sekretaris Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Deni Rusmayadi.

Sementara ini lanjut Deni, disisi sektor pertanian masyoritas petani hanya berkutat pada tanaman padi tadah hujan. Sehingga, menanam Jeruk Lemon Tea merupakan terobosan baru yang mesti di kembangkan. “Kami yakni keuntungan petani akan meningkat. Apalagi, permintaan pasar baik lokal maupun eksport cukup tinggi dan menjanjikan,” tuturnya.

Disisi manfaat, menanam Jeruk Lemon Tea merupakan prospek cukup bagus. Tidak hanya itu, buah yang memiliki nama latin citrus ini juga tidak mengenal musim. “Saat ini Pak Kades tengah melakukan uji coba, semoga hasilnya memuaskan,” paparnya.

Ia berharap, bantuan lintas sektoral membantu mempercepat impian pemdes dalam merealisasikan program penanaman Jeruk Lemon Tea bersama masayarakat Desa Cijangkar. “Sehingga, tidak terlalu menguras anggaran desa,” pungkasnya. (Kusnandar)

 

Lihat Juga...