Pemdes Neglasari Gali Potensi Ekonomi dengan Wisata dan Kerajinan Bambu

 

NYALINDUNG — Mendorong perekonomian, kesejahteraan warga dan Pendapatan Asli Desa (PADes). Maka, Pemerintah Desa Neglasari Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, akan menggali potensi desa baik malalui Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Misalnya, membangun destinasi wisata, pengembangan karya kerajinan tangan dan lainnya.

Kepala Desa Neglasari Asep Saepudin didampingi Sekretaris Desa Neglasari Budi Setiawan mengatakan, destinasi wisata di lahan seluas 10 hektare baru dalam tahap pembahasan dengan beberapa pihak termasuk pemilik lahan. “Ada juga yang sengaja kami libatkan sebagai tim konsultan yakni dari Vakultas STIE PGRI Sukabumi dan UMMI. Ya, mudah-mudahan bisa terwujud dalam waktu dekat ini,” kata Asep kepada www.sukabumizone.com Kamis, (16/01/2020).

Menurutnya, lahan tidur yang dimiliki salah satu pengusaha ternama menjadi target pemdes. Apabila ditata sedemikian rupa lahan tersebut akan menyajikan kesejukan suasana alam, kesegaran tersebut bisa membayar rasa lelah di perjalanan. “Selain itu, berbagai wahana permainan akan disajikan,” ulasnya.

Disisi manfaat tutur Asep, perekonomian masyarakat serta PADes akan berkembang pesat. “Masyarakat akan disediakan tempat untuk menjejakan hasil kreativitasnya seperti hasil kerajinan tangan, home industri makanan ringan dan lainnya. Sehingga, masyarakat di desa kami menjadi sejahtera,” tuturnya.

Ia mengulas, salah satu yang akan menjadi ikon dan disajikan adalah karya kerajinan tangan berbahan bambu yang saat ini telah memiliki naman di sejumlah daerah seperti Bali. “Kerajinan berbahan bambu ini banyak dipesan dari luar daerah seperti dari Bali serta daerah lainnya. Sementara, kerajinan yang dihasilkan yakni, sedok berbahan bambu, cangkir, termos, piring, mangkuk, sumpit, asbak, pegangan persneling mobil manual, dan lainnya,” ulasnya.

Ia berharap, seluruh potensi sebagai aset desa dapat digali dan manfaatkan sebagaimana mestinya demi kesejahteraan masyarakat. “Namun, itu semua dapat terwujud apabila partisipasi dari semua element terjalin harmonis,” pungkasnya. (Ginda)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan