Tanah Longsor Dibantaran Sungai Cibatu Terus Meluas

“Butuh Uluran Tangan Pemerintah”
CIKEMBAR — Tanah longsor yang mengancam satu unit rumah warga di bantaran Sunagai Cibatu Kampung Cibatu Lembur RT 003/004 Kedusunan dua Cibatu Lembur Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, terus meluas Senin, (03/02/2020). Diinformasikan sebelumnya, longsor terjadi akibat aliran Sungai Cibatu mengikis bantaran sepanjang 12 meter dengan lebar 10 meter dan tinggi 5 meter. Sampai saat ini warga yang rumahnya terancam masih bertahan enggan untuk pindah ke tempat yang lebih aman.

“Ya, kalau tidak ada bantuan pemerintah terus rumah saya sudah benar-benar terancam baru saya akan mengungsi,” kata Pemilik Rumah Terdampak Longsor Junaedi kepada www.sukabumizone.com Senin, (03/02/2020).

Ia menuturkan, pihak pemerintah desa dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi telah melihat ke titik lokasi. “Katanya sih mau ada bantuan beronjong tapi sampai saat ini belum juga datang bantuannya. Saya harap pemerintah secepatnya memberikan bantuan sebelum tanah longsor ini meluas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibatu Ijang mengatakan, tanah longsor itu terjadi sejak beberapa minggu terakhir. Ia membenarkan, satu unit rumah warga milik Junaedi yang tidak jauh dari bantaran sungai terancam. “Kami telah mengajukan bantuan kepada instansi terkait. Misalnya, bantuan pengadaan beronjong sebanyak 30 beronjong. Namun, sampai saat ini bantuan dari instansi terkait belum juga terealisasi,” tandasnya.

Ia berharap, sebelum bantuan beronjong tiba warga yang terancam untuk tetap waspada sebab curah hujang masih tinggi dan berpotensi menyebabkan longsor susulan. “Apabila, tanah longsor terus terjadi maka kami akan menghimbau warga mengungsi untuk sementara waktu,” pungkasnya. (Kusnandar)

Lihat Juga...