Pergerakan Tanah di Desa Bojongkerta Ancam Satu Kedusuan

WARUNGKIARA — Akibat curah hujan yang cukup tinggi Kamis, (06/02/2020) malam, pergerakan tanah yang berpotensi mengakibatkan longsor dengan sekala besar di Kedusunan Ciseureh Desa Bojongkerta Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, kembali terjadi.

Dari informasi yang dihimpung www.sukabumizone.com, kejadian pergerakan tanah tersebut dapat mengancam satu kedusunan dengan jumlah penduduk 357 Jiwa dan 76 KK.

Kepala Desa (Kades) Bojongkerta Kecamatan Warungkiara Uus Suhendar diwakili pendamping desa Kecamatan Warungkiara Septi Kurniawan menjelaskan, pergerakan tanah tersebut diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi Kamis malam sekitar Pukul 02.00 WIB. “Pergerakan tanah telah mengakibatkan longsor kurang lebih 100 meter persegi dan tanah anjlok sedalam 1,5 meter.

“Sementara ini belum ada korban jiwa. Namun, dikhawatirkan ketika malam ini turun hujan maka, pergerakan tanah dari atas akan semakin cepat dan menimbulkan bencana besar yang akan memakan korban satu kedusunan,” jelas Septi kepada www.sukabumizone.com Jumat, (07/02).

Ia berharap, pemerintah melalui instansi terkait bisa menanggapi kejadian ini dengan serius dan menyalurkan bantuan segera. “Kami meminta bantuan dari Stek Holder yang terkait agar ada tindakan serius untuk merelokasi warga Dusun Ciseureuh. “Bantuan baik dari Pemkab, Pemprov dan Nasional agar dapat menanggapi keluhan dari masyarakat ini dengan sigap,” pungkasnya. (Kusnandar)

Lihat Juga...