Dampak Covid-19, Ratusan Karyawan di Kota Sukabumi Dirumahkan

 

SUKABUMI KOTA — Virus corona atau Covid-19 telah berdampak pada sektor industri serra tempat usaha yang merumahkan para karyawannya. Di Kota Sukabumi sampai kini telah ada sebanyak 662 orang pekerja yang di rumahkan di tengah pandemi Covid-19.

”Pendataan masih terus dilakukan sampai saat ini tercatat ada sebanyak 662 pekerja yang dirumahkan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kota Sukabumi Didin Syarifudin Minggu, (12/4). Ratusan buruh itu berasal dari berbagai tempat usaha seperti perhotelan, perusahaan garmen, serta ritel.

Ia mengatakan, diperkirakan masih ada perusahaan yang belum melaporkan karyawannya yang dirumahkan. “Jadi kemungkinan data pekerja yang dirumahkan bertambah banyak,” tuturnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa perusahaan yang terpaksa merumahkan karyawan dan telah melakukan kesepakatan bersama para karyawannya. Kesepakatan yang diambil adalah memberikan gaji walapun dengan besaran yang berbeda.

Di sisi lain, lanjut Didin, untuk penanganan yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa saja mungkin dengan kartu pra-kerja. “Tapi samapai kini pemkot masih mendata,” tandasnya.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, ketika ada PHK maka hak-hak pekerja harus diberikan dan ada komunikasi yang baik antara serikat pekerja serta perusahaan. “Harapannya dalam kondisi pandemi Covid-19 ini semua pihak bisa saling memahami dan berkolaborasi dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” singkatnya. (rol)

Lihat Juga...