Jalan Desa di Cijangkar Tertibun Tanah Longsor

NYALINDUNG — Satatus jalan desa penghubung dua kedusunan di Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, tertimbun tanah longsor dengan panjang 7 meter dan tinggi 10 meter Senin, (11/05).

Kepala Pusat Pelayanan Bimbingan dan Konseling (P2BK) Kecamatan Nyalindung dan Badan Penanggulangan Bencana Desa (BPBD) Cijangkar A.Ahmad menjelaskan, peristiwa terjadinya longsor diduga akibat curah hujan yang cukup tinggi belum lama ini.

“Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras selama satu setengah jam yang mengguyur di wilayah Kecamatan Nyalindung. Sehingga, tanah milik warga yang berada di Desa Neglasari itu longsor dan menutupi akses jalan desa di Kampung Legokbandung RT02/04,” jelas Ahmad kepada www.sukabumizone.com Senin, (11/05).

Ia menuturkan, jalan tersebut juga jalan penghubung dua kedusunan yakni Kedusunan Sindangsari dan Legokbandung. Selain itu, juga sebagai akses jalan alternatif ke Wilayah Takokak Cianjur Selatan.”Untuk upaya penanganan selanjutnya, kami melakukan koordinasi dengan kedua desa yakni Desa Neglasari dan Cijangkar karena lokasinya berbatasan,” tutur dia.

Lanjutnya, memakan waktu lama untuk membersihkan material itu secara manual. Pasalnya, tumbukan matrial cukup tebal. “Kemungkinan besar untuk penanganan harus menggunakan alat berat. Jika dikeruk dengan alat manual seadanya pasti memakan waktu cukup lama,” lanjutnya.

Ia berharap, akses jalan bisa segera dilintasi dan semua pihak bekerjasama. “Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun, kami meminta dari kedua belah pihak cepat tanggap dan segera mencari solusi agar akses jalan ini kembali normal,” pungkasnya. (Kusnandar)

Lihat Juga...