Pemdes Kertaraharja Turut Menggelar Rapid Test  Covid-19 di Pasar Panggeleseran

“Bekerjasama dengan Pihak Kesehatan Kecamatan Gungguruh”
CIKEMBAR — Pemerintah Desa (Pemdes) Kertaraharja Kecamatan Cikembar bekerjasama dengan Pihak Kesehatan dan satgas covid-19 Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, gelar rapid test kesehatan bagi seluruh masyarakat secara gratis di Pasar Pangleseran Senin, (01/06).

Kepala Desa (Kades) Kertaraharja Yati Nurhayati mengatakan, digelarnya rapid test secara gratis tersebut bertujuan untuk pengecekan kesehatan masyarakat terhadap penyebaran virus covid-19.

“Hal ini sengaja kami lakukan, atas dasar semakin merebaknya  penyebaran wabah virus corona di semua kalangan baik itu untuk sopir angkutan umum, tukang ojek, pengunjung, pedagang dan lainnya. Kegiatan ini juga turut dihadiri Sekda Kabupaten Sukabumi, Camat Cikembar, Satpol PP, Polri, TNI, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karangtaruna dan kelembagaan desa lainnya. Kami juga dibantu  pihak kesehatan dari Kecamatan Gunungguruh karena wilayahnya memang berbatasan dengan Gunungguruh,” kata Yati kepada www.sukabumizone.com Senin, (01/06).

Ia menuturkan, rapid  test tersebut meliputi cek darah, cek suhu tubuh dan lainnya hingga pembuktian hasil testnya yang di lakukan para ahli covid-19. Alhmdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan dinyatakan hasil semuanya aman,” tuturnya.

Ia berharap, semua masyarakat yang ada dilingkungan pasar khususnya dan masyarakat Desa Kertaraharja pada umumnya sehat tidak ada yang terjangkit covid-19.

“Harapan kami, dengan dilakukanya rapid test ini, seluruh masayarakat yang ada di lingkungan desa kami khususnya dan masyarakat yang dari luar itu semua sehat. Walaupun di setiap wilayah itu pasti ada yang namanya ODP,” tandasnya.

Di tempat yang sama Petugas Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Kecamatan Gunungguruh Eri Kustiawan menambahkan,  rapid test yang dilakukan di Pasar Panggleseran merupakan kegiatan yang telah menjadi agenda pihak kesehatan. “Untuk rapid test saat ini kami memiliki sasaran sebanyak 300 orang. Sementara, Alhamdulillah hasilnya aman,” singkatnya. (Kusnandar)

Lihat Juga...