Kota Sukabumi Lakukan Rapid Test Meski Dinyatakan Zona Hijau

SUKABUMI KOTA — Pemerintah Kota Sukabumi Jawa Barat, terus menggencarkan upaya rapid tes serta swab untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Langkah itu tetap dilakukan meskipun Kota Sukabumi telah masuk zona hijau level satu berdasarkan evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Upaya rapid test dilakukan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi pada Minggu (28/6). Sementara test swab dilakukan di Kecamatan Gunungpuyuh.

”Semua upaya dilakukan dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Wali Kota Sukabumi, Achmd Fahmi di sela-sela memantau rapid test di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi. Tes dilaksanakan petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi.

Khusus di Lapang Merdeka tutur Fahmi, ditujukan kepada warga yang tengah berolahraga atau melintas di kawasan itu. Sementara di Kecamatan Gunungpuyuh adalah warga di daerah itu.

Menurut Fahmi, saat ini Kota Sukabumi telah masuk zona hijau. Meski demikian upaya kewaspadaan menghadapi Covid-19 harus dilakukan dengan menjaga protokol kesehatan.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana menjelaskan, sampai Sabtu (27/6) semua sampel tes swab yang sudah dikirim sebanyak 1.043 sampel. Sementara hasil swab dari Labkesda provinsi sebanyak 183 serta hasilnya negatif.

Sehingga petugas masih menunggu hasil swab berikutnya. Di sisi lain Wahyu menerangkan, jumlah warga yang positif Covid-19 di Kota Sukabumi tidak mengalami penambahan dalam dua pekan terakhir.

Saat ini jumlah warga positif Covid-19 masih sebanyak 64 orang. Rinciannya sebanyak 57 orang telah sembuh dan 7 orang dalam perawatan.

Begitupun jumlah pasien dalam perawatan (PDP) Covid-19 tidak mengalami penambahan masih 47 orang. Sebanyak 47 orang itu dinyatakan telah selesai masa pengawasan.

Terakhir untuk orang dalam pemantauan (ODP) juga tidak bertambah atau sebanyak 285 orang. Rincianya 283 selesai pemantauan dan 2 orang dalam pemantauan.(red)

Lihat Juga...