Pasien Positif Covid-19 di Kota Sukabumi Sebanyak Tiga Orang Sembuh

SUKABUMI — Tiga pasien positif Covid-19 di Kota Sukabumi Jawa Barat, dinyatakan sembuh. Sehingga jumlah warga positif Covid-19 yang masih dirawat tinggal tersisa dua orang.

Bahkan, dilaporkan tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 dalam tiga pekan terakhir. Terakhir kasus positif Covid-19 mengalami penambahan satu kasus pada Senin (15/6) lalu.

“Pasien positif Covid-19 sembuh di Kota Sukabumi terus bertambah,” kata Juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana belum lama ini.

Ketiga pasien yang sembuh yakni 2 orang laki-laki dewasa serta satu oramg perempuan. Mereka berasal dari Kecamatan Cikole satu orang dan dua orang dari Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh.

Sebelumnya, pada Sabtu (4/7) ada dua pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Warga yang sembuh berasal dari Karamat Kecamatan Gunung Puyuh dan Kecamatan Lembursitu.

Satu warga yang sembuh berjenis kelamin laki laki berasal dari Karamat. Sementara satu lagi berjenis kelamin perempuan dari Kecamatan Lembursitu. Kedua warga itu usianya dewasa.

Harapannya 2 pasien lainnya bisa segera menyusul sembuh dari Corona. Saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Sukabumi masih sebanyak 64 kasus.

Selain itu jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tidak mengalami penambahan masih sebanyak 49 orang. Puluhan PDP semuanya telah selesai dalam masa pengawasan karena hasil swabnya negatif Covid-19.

Untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) masih sebanyak 285 orang. Ratusan ODP uga semuanya telah selesai masa pemantauan.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, dari data menunjukkan tren kasus positif, PDP, dan ODP Covid-19 terus mengalami penurunan atau melandai. Ke depan hal ini dapat terus berlangsung serta tidak ada penambahan kasus.

”Untuk mewujudkannya butuh kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker serta jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun,” kata Fahmi. Langkah ini akan mempercepat Sukabumi pulih dari pandemi Covid-19. (rol)

Lihat Juga...