Kembali Ditemukan, Korban Terseret Arus Banjir Bandang Sukabumi

SUKABUMI — Korban yang hilang karena terseret arus banjir bandang di Kampung Cibuntu, Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya ditemukan. Korban berhasil ditemukan di hari ke empat pencarian.

“Korban terakhir yang ditemukan bernama Anang alias Jajo (25). Jasad almarhum di aliran Sungai Pamengpeuk Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi dalam kondisi tertelungkup tertahan ranting pohon,” ungkap Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi belum lama ini.

Operasi pencarian korban hilang terseret arus banjir bandang di Desa Pasawahan Kecamatan Cicurug melibatkan sejumlah personel gabungan baik dari unsur Basarnas, TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), FKSD Kabupaten Sukabumi, Tagana, maupun potensi SAR dan masyarakat. Korban pertama kali ditemukan warga sekitar yang kemudian ditindaklanjuti petugas.

Dengan ditemukannya jasad almarhum Anang maka operasi SAR dihentikan sebab seluruh korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pada bencana yang terjadi Senin itu menelan tiga korban meninggal akibat terseret arus banjir.

Ketiga korban diketahui bernama Juned, Hasyim serta Anang alias Jajo. Untuk Hasyim ditemukan di Sungai Leuwilieur Desa Tenjojaya Kecamatan Cibadak pada Selasa, (22/9) sekitar pukul 05.00 WIB masih di hari yang sama selang empat jam atau sekitar pukul 09.00 WIB jasad Juned berhasil ditemukan di Sungai Sueng Leuwiorok Kecamatan Parungkuda. Ditemukannya jasad Jajo yang merupakan korban terakhir pada Kamis ini operasi SAR dihentikan.

Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk dilakukan visum. Dari hasil pengamatan luar, terdapat sejumlah luka yang diduga akibat terbentur benda keras selama terseret arus sungai. (red)

 

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan