BST Kabupaten Tahap Dua 2020 Kembali Diterima 800 KPM di Desa Cikujang

GUNUNGGURUH — Bantuan Sosial Tunai (BST) Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi, kembali dibagikan di Desa Cikujang Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Dari informasi yang diperoleh www.sukabumizone.com menyebutkan, pembagian bantuan dilasanakan Senin, (05/10/2020) di Aula Desa Cikujang dan langsung dihadari Kepala Dinsos Kabupaten Sukabumi Teja Sumirat.

Kepala Desa Cikujang Heni Mulyani mengatakan, ada sebanyak 800 Kepala Keluarga (KK) sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cikujang dan masing-masing menerima Rp 600.000,- perbulannya. “Alhamdulillah, bantuan ini dapat disalurkan sesuai dengan terget,” kata Heni kepada www.sukabumizone.com Senin, (05/10).

Ia menjelaskan, bantuan diberikan langsung oleh Dinsos kepada para KPM. Sementara Pemdes, Baninsa, Baibinmas, BPD dan lainnya hanya sebatas mengawasi dan membantu berlangsungnya pembagian BST. “Kami hanya sebatas memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan oleh Dinsos dan para KPM,” jelasnya.

Menurut Heni, pembagian bantuan akan dilakukan dua tahap. Yakni, tahap satu akan diikuti 400 KPM dan sisanya akan diberikan di hari kedua yakni, Selasa, (06/10) di tempat yang sama.

“Hal ini kami lakukan, agar sistem pembagian tetap mematuhi protokol kesehatan. Selaku kepala desa saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan dan lainnya agar terhindar dari wabah Covid-19,” ujar dia.

Ia menegaskan, sistem pembagian benar-benar menjunjung asas trasnparansi. Di mana, bantuan langsung diterima KPM secara terbuka. “Tidak ada istilah pemotongan dari pihak pemdes atau pihak-pihak lainnya. Bahkan, seandainya ada oknum yang melakukan tidakan itu maka, kami tidak segan untuk memberikan sanksi,” tegasnya.

Ia berharap, ada penambahan kuota penerima bantuan di tahap berikutnya. Sebab, diketahui ada kurang lebih 900 warga sama sekali belum tersentuh bantuan. “Kami sangat berharap adanya pemerataan bantuan. Hal ini kami sampaikan bukan berarti “Diberi Hati Minta Jantung red”. Saat ini, tidak ada istilah miskin atau kaya semua menjadi korban dan terdampak Covid-19. Sehingga, seluruh warga harus dapat menikmati bantuan ini,” harapnya.

Diakhir perbincangan, ia berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah menyalurkan bantuan ke desanya. “Kami haturkan terimakasih kepada Dinsos Kabupaten Sukabumi, khusunya kepada Kepala Dinsos yang sudah berkenan hadir dalam kegiatan pembagian BST ini. Semoga amal baik kita dibalas oleh Allah SWT dan segala musibah ini secepatnya berakhir,” pungkasnya. (Andi)

Lihat Juga...