Sejumlah Orang Diduga Provokator Diamankan Polres Sukabumi Kota

SUKABUMI — Polres Sukabumi Kota amankan sejumlah orang yang diduga provokator dalam aksi unjuk rasa menolak undang-undang cipta kerja, Rabu (07/10). Sampai saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Sukabumi Kota.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja dilakukan ribuan buruh serta mahasiswa di Sukabumi. Ada lima titik lokasi aksi diantaranya PT GSI dan Pratama di Kabupaten Sukabumi serta Lapang Merdeka, DPRD Kota Sukabumi dan Balai Kota Sukabumi.

“Secara umum aksi unjuk rasa Rabu ini berjalan aman baik yang dilakukan buruh maupun mahasiswa,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni. Di mana hal itu didasarkan pantauan petugas di lokasi.

Menurutnya, jumlah personel yang dikerahkan untuk pengamanan aksi unjuk rasa mencapai 410 personel. Jumlah itu belum ditambah bantuan dari TNI dan Brimob Cipanas Cianjur.

Sumarni menjelaskan, polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga provokator. “Ada provokator yang mendompleng aksi mahasiswa,” ungkapnya.

Sehingga polres meminta mahasisw jangan sampai diboncengi yang lain. Polisi mengamankan sekitar tujuh orang yang diduga provokator yang tengah diselidiki identitasnya.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi yang ikut memantau mengatakan, pihaknya meminta aksi demonstrasi berjalan dengan aman serta kondusif. “Jangan terprovokasi serta memprovokasi dan Alhamdulillah dari pantauan berjalan aman,” ujarnya.

Ia mengatakan, massa buruh yang berdemo di wilayah kota sebagian besar dari Kabupaten Sukabumi. Karena di wilayah kota ada Pendopo Kabupaten Sukabumi. (rol)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan