• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Minggu, Mei 10, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home Berita

Pantai Palabuhanratu Abrasi Dampak Cuaca Ekstrim

by
12 Januari 2012
in Berita, HEADLINE
0


SUKABUMI Kab–Cuaca kawasan laut Sukabumi terutama teluk Palabuhanratu semakin ekstrim. Gelombang yang semakin tinggi dan kecepatan angin yang kencang mulia menyebabkan abrasi dan banjir di beberapa kawasan.

Kawasan yang terkena dampak di antaranya Kampung Camara dan Rawakalong, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Sejak tadi malam hingga pagi tadi kawasan ini sudah mulai terendam banjir akibat gelombang laut dengan kecepatan tinggi yang naik ke perkampungan. Warga mulai panik dan berjaga-jaga di rumah mereka. Lima rumah terlihat mulai rusak tegerus abrasi.

BacaJuga

Pemkab Sukabumi Perkuat UHC, Pastikan Warga Mudah Akses Layanan Kesehatan

Pemkab Sukabumi Perkuat UHC, Pastikan Warga Mudah Akses Layanan Kesehatan

8 Mei 2026
Waluran Pecah Dominasi Cisaat, Juara Umum MTQ XLVII Kabupaten Sukabumi

Waluran Pecah Dominasi Cisaat, Juara Umum MTQ XLVII Kabupaten Sukabumi

8 Mei 2026
Bupati Sukabumi Lepas Calhaj Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Daerah

Bupati Sukabumi Lepas Calhaj Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Daerah

8 Mei 2026
Sekda Kabupaten Sukabumi Targetkan PTSP Masuk 20 Besar Nasional

Sekda Kabupaten Sukabumi Targetkan PTSP Masuk 20 Besar Nasional

8 Mei 2026

“Kelima rumah ini jaraknya cuma beberapa belas meter dari pantai. Biasanya ombak tidak sebesar saat ini dan baru kali pertama ombak masuk ke kampung dan menyebabkan abrasi,” kata Kamad (32), tokoh pemuda setempat.

Lima rumah yang terkena abrasi merupakan kediaman Karnata (57), Casmad (50), baedin (40), Rasmad (50) dan Takmidin (26). Mereka merupakan keluarga nelayan di kawasan teluk Palabuhanratu dan laut Sukabumi yang berhenti melaut karena cuca ekstrem sejak beberapa hari terakhir.

Hujan lebat disertai badai sejak kemarin petang membuat warga semakin tegang. Warga berharap bisa segera mendapat bantuan dari pemerintah.

Selain itu warga menuntut segera dilakukan relokasi tempat mereka tinggal mengingat lokasi tempat mereka tingal masuk dalam kawasan pembangunan proyek minapolitan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) yang akan dilaksanakan pada tahun ini.

Dari pantauan Pengawas Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP), tinggi gelombang di luar Teluk Pelabuhan Ratu mencapai 2,5-3 meter. Sementara gelombang di teluk mencapai dua meter. Selain itu, kecepatan angin maksimal 15 knot/detik.

“Kondisi ini jauh di atas normal. Biasanya, tinggi gelombang di luar teluk Pelabuhan Ratu maksimal mencapai 2 meter dan di dalam maksimal 1 meter serta kecepatan angin maksimal hanya 10 knot. Kondisi ini memang membahayakan,” tegas Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP), Arief Rahman Lamatta.

Ia menambahkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim angin barat akan terjadi Februari sampai Maret. Artinya, gelombang tinggi di sekitar Pelabuhanratu kemungkinan akan meninggi lagi.Red

Previous Post

Polisi Amankan Tersangka Trafficking

Next Post

Lima Rumah Nelayan Rusak Akibat Gelombang Pasang

Next Post

Lima Rumah Nelayan Rusak Akibat Gelombang Pasang

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi