• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Kamis, April 16, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Hadi Bocah Perokok Segera Diperiksa

by
15 Maret 2012
in HEADLINE, Kesehatan
0


SUKABUMI– Munculnya bocah perokok, Hadi Ilham (8) asal Kampung Karawang Girang Desa Karawang Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi telah mendapat sorotan media internasional. Akan hal ini kalangan kesehatan, seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi justru merasa prihatin.

“Seharusnya bocah yang merokok jangan pernah terjadi.Kalau ini terjadi jelas mengancam masa depannya selaku generasi,”prihatin Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, dr Adliati.
Soal kasus yang terjadi pada Ilham membuat pihaknya segera turun tangan. Ia berjanji turun ke lapangan dan mengecek langsung kesehatan Ilham. Jika berimbas pada penyakit yang menggerogoti kesehatannya maka siap ditangani dengan metoda rehabilitasi. Namun, kalau ternyata faktor ketergantungan paling mempengaruhi pola hidup Ilham maka Ilham segera dibawa ke psikiater.”Kamis ini (15/3) kita akan melihat Ilham,”janjinya.

BacaJuga

PLN Sambungkan Daya 250 MVA untuk PT IKPP Karawang, Terbesar di Jawa Barat

PLN Sambungkan Daya 250 MVA untuk PT IKPP Karawang, Terbesar di Jawa Barat

12 April 2026
Danrem 061/SK Letakkan Batu Pertama Pambangunan Jembatan Perintis Garuda, Wujudkan Harapan Warga

Danrem 061/SK Letakkan Batu Pertama Pambangunan Jembatan Perintis Garuda, Wujudkan Harapan Warga

9 April 2026
Wabup Sukabumi: Pers Pilar Demokrasi, Harus Profesional dan Edukatif

Wabup Sukabumi: Pers Pilar Demokrasi, Harus Profesional dan Edukatif

9 April 2026
DPRD Kota Sukabumi Lakukan Kunker, Terkait Tata Kelola Keterbukaan Informasi

STIE PASIM Sukabumi Gelar BIMTEK Penyusunan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian

7 April 2026

Adliati kembali menambahkan banyak faktor yang mempengaruhi kenapa Ilham bisa merokok. Pertama, faktor keluarga. Ia mengatakan pola hidup dan didikan yang salah bisa mempengaruhi kebiasaan si anak merokok. “Maksudnya orang tua yang tidak tegas ketika melihat anaknya merokok maka berimbas pada sikap anak yang merasa kurang diperhatikan,”tandasnya.

Akhirnya,sambung Adliati ketika si anak memilih merokok orang tua tidak bisa melarang. Bahkan, si anak cenderung melawan orang tua jika kemauannya membeli rokok tidak dituruti orang tua. Faktor kedua, lingkungan yang tidak terbendung. Ketika si anak bergaul dengan orang di sekelilingnya.

Dan melihat banyak orang dewasa di sekelilingnya yang pada merokok, maka boleh jadi ada keinginan untuk mencoba-coba. Ini karena sifat anak yang selalu ingin mencoba sesuatu yang baru atau asing bagi mereka.

Faktor selanjutnya,sambung wanita berkerudung ini karena bebasnya orang membeli rokok.”Penjualan rokok yang menjamur dan merajalela memberi kemudahan bagi perokok aktif untuk terus membeli dan membeli. Ini jelas membuat psikologi si anak jadi ikut-ikutan,”prihatinnya seraya berharap agar hal ini menjadi perhatian bagi orang tua dan masyarakat. Baginya, menjaga masa depan anak untuk menjadi yang terbaik merupakan tanggung jawab orang tua dan masyarakat yang tidak boleh ditinggalkan.

sumber:JPNN

Previous Post

Belasan DPC Demokrat Jabar Dukung Dede Yusuf

Next Post

Minim, Pemda yang Sampaikan Analisis Kebutuhan PNS

Next Post

Minim, Pemda yang Sampaikan Analisis Kebutuhan PNS

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi