• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Rabu, Mei 13, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ratusan Warga Keracunan Nasi Kotak Khitanan

by
21 Mei 2012
in HEADLINE, Peristiwa
0


SUKABUMIZONE.COM, SUKABUMI — Sebanyak delapan warga Kampung Cigadog, Desa Bojongkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi masih mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas akibat keracunan nasi kotak pada acara khitanan.

“Delapan orang tersebut kondisinya masih cukup lemah sehingga harus mendapatkan perawatan yang intensif di Puskesmas, khawatir jika dipulangkan kondisi kesehatan mereka bisa terus memburuk,” kata Kepala Seksi Pengamatan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Sri Yasti.

Menurut dia, warga yang masih dirawat ini kondisi tubuhnya masih lemah dan kekurangan cairan akibat diare yang disebabkan keracunan nasi kotak yang berisi gulai kambing, daging ayam, sayuran dan nasi.

BacaJuga

Desa Wisata Karangpara Resmi Diluncurkan, Bupati Sukabumi Dorong Kebangkitan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Desa Wisata Karangpara Resmi Diluncurkan, Bupati Sukabumi Dorong Kebangkitan Pariwisata Berbasis Masyarakat

13 Mei 2026
Bupati Sidak, Parkir Liar di Depan RSUD Palabuhanratu Langsung Ditertibkan

Bupati Sidak, Parkir Liar di Depan RSUD Palabuhanratu Langsung Ditertibkan

13 Mei 2026
Mutasi Besar di Polres Sukabumi Kota, Kasat hingga Kapolsek Berganti

Mutasi Besar di Polres Sukabumi Kota, Kasat hingga Kapolsek Berganti

13 Mei 2026
Sekda Sukabumi Sambut Aspirasi Driver Online Palabuhanratu, Dorong Transportasi Digital dan UMKM

Sekda Sukabumi Sambut Aspirasi Driver Online Palabuhanratu, Dorong Transportasi Digital dan UMKM

11 Mei 2026

Namun, belum diketahui kapan akan pulang, tapi sebelumnya dua orang sudah pulang karena kondisi tubuhnya sudah membaik. “Awalnya totalnya yang dirawat intensif di Puskesmas Warungkiara ini sebanyak 10 orang tetapi dua orang dinyatakan sudah sehat dan diperbolehkan pulang,” katanya.

Menurut Yasti, dari hasil pengecekan dan pendataan Dinas Kesehatan, warga yang diduga keracunan nasi kotak mencapai 106 orang. Mayoritas mereka mengalami gejala pusing, mual, tubuh menjadi lemas dan muntah-muntah.

Untuk mengetahui dari mana penyebab keracunan massal tersebut, pihaknya sudah mengambil contoh makanan nasi kotak tersebut untuk diteliti di laboratorium kesehatan di Bandung. “Awal dugaan keracunan tersebut disebabkan dari nasi kotak, tetapi perlu penelitian untuk mengetahui makanan yang mana yang menyebabkan keracunan massal itu,” kata Yasti.

Sebelumnya, keracunan massal ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB Sabtu (19/5). Mereka mengalami kejang, pusing, lemas dan mual setelah menyantap nasi kotak yang dibagikan seorang warga yang tengah melakukan hajat khitanan anaknya.

Sejak pagi hingga sore, warga yang mengeluh keracunan terus bertambah dan memadati Puskesmas yang totalnya mencapai 106 orang. Dari ratusan orang yang mengalami keracunan, hanya 10 orang yang kondisi tubuhnya sangat lemah dan harus mendapatkan perawatan intensif dan rawat inap.

sumber:antara

Previous Post

20 Ribu Wisatawan Kunjungi Palabuhanratu

Next Post

Kecamatan Cikembar Harumkan Nama Kabupaten Sukabumi

Next Post
Kecamatan Cikembar Harumkan Nama Kabupaten Sukabumi

Kecamatan Cikembar Harumkan Nama Kabupaten Sukabumi

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi