• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Kamis, Mei 14, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home Berita

Hadapi Kekeringan, Jabar Perbaiki 400 Saluran Irigasi

by
8 Juli 2012
in Berita, HEADLINE
0


SUKABUMIZONE.COM,SUKABUMI -— Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan memperbaiki sebanyak 400 saluran irigasi rusak. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu petani dalam menghadapi musim kemarau. ‘’Pada 2012 ini, saluran irigasi yang diperbaiki baru 400 unit,’’ terang Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di sela-sela acara Festival Pesta Rakyat, di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Ratusan irigasi ini baik yang termasuk jaringan irigasi desa (Jides) maupun jaringan irigasi tingkat usaha tani (Jitut). Menurut Heryawan, jumlah saluran irigasi yang diperbaiki akan semakin meningkat setiap tahunnya. Ditargetkan pada 2013 mendatang, jumlah saluran irigasi yang diperbaiki mencapai sebanyak 800 unit.

Perbaikan saluran irigasi, terang Heryawan, diperlukan untuk membantu petani dalam mengairi areal pertaniannya. Terlebih, pasokan air sangat dibutuhkan petani ketika musim kemarau tiba.

BacaJuga

Desa Wisata Karangpara Resmi Diluncurkan, Bupati Sukabumi Dorong Kebangkitan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Desa Wisata Karangpara Resmi Diluncurkan, Bupati Sukabumi Dorong Kebangkitan Pariwisata Berbasis Masyarakat

13 Mei 2026
Bupati Kukuhkan Komite Ekonomi Kreatif Sukabumi, Siap Dongkrak Pariwisata dan UMKM

Bupati Kukuhkan Komite Ekonomi Kreatif Sukabumi, Siap Dongkrak Pariwisata dan UMKM

13 Mei 2026
Bupati Sidak, Parkir Liar di Depan RSUD Palabuhanratu Langsung Ditertibkan

Bupati Sidak, Parkir Liar di Depan RSUD Palabuhanratu Langsung Ditertibkan

13 Mei 2026
Mutasi Besar di Polres Sukabumi Kota, Kasat hingga Kapolsek Berganti

Mutasi Besar di Polres Sukabumi Kota, Kasat hingga Kapolsek Berganti

13 Mei 2026

Di sisi lain Heryawan mengungkapkan, jumlah areal pertanian yang mengalami kekeringan pada tahun ini lebih sedikit dibandingkan 2009 lalu. Pasalnya, pada setiap minggunya masih ada hujan yang turun, sehingga tidak diperlukan hujan buatan untuk membantu petani. Informasi yang diperolehnya, terang Heryawan, musim kemarau akan berakhir pada Oktober mendatang.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan (DPTP) Kabupaten Sukabumi, Sudrajat menambahkan, sudah ribuan areal pertanian Kabupaten Sukabumi yang terkena kekeringan. Ribuan areal persawahan padi ini terancam puso, jika tidak mendapatkan pasokan air.

Sudrajat mengungkapkan, DPTP telah meminta seluruh camat dan petugas penyuluh DPTP yang ada di 47 kecamatan untuk membantu kesulitan petani. Misalnya dengan menginformasikan bantuan alat pompa. Saat ini, kata Sudrajat, DPTP telah menyediakan sebanyak enam unit alat pompa. Jumlah ini belum ditambah dengan keberadaan alat pompa yang sudah tersebar di sejumlah kelompok tani.

Pemerintah juga, lanjut Sudrajat, menyediakan bantuan bibit padi untuk para petani. Bantuan bibit padi yang disiapkan cukup banyak mencapai hingga puluhan ton. Lebih lanjut Sudrajat mengatakan, banyaknya areal pertanian yang mengalami kekeringan dan terancam puso belum terlalu berpengaruh pada target produksi beras.

sumber:ROL

Previous Post

Warga Terpaksa Gunakan Air Kubangan

Next Post

Pemkab Sukabumi larang THM buka selama Ramadhan

Next Post
Pemkab Sukabumi larang THM buka selama Ramadhan

Pemkab Sukabumi larang THM buka selama Ramadhan

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi