• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Sabtu, Januari 24, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home HEADLINE

ABG Tewas, Diduga Overdosis

by
9 November 2012
in HEADLINE, Hukum & Kriminal
0


SUKABUMIZONE.COM,SUKABUMI–Gadis belia, Nurhalimah tewas di rumah temannya Kampung Bunisari, Langensari Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Wanita berusia 16 tahun ini diduga overdosis setelah mengkonsumsi pil dextro saat pesta bersama teman-temannya. Namun untuk memastikan penyebab kematian Nurhalimah, kepolisian setempat masih menyelidikinya.

Kematian ABG warga Kampung Selakopi, Sukaraja, Kabupaten Sukabumi ini berawal ketika dia berpesta bersama teman-temannya. Acara tersebut merupakan gagasan korban yang hendak merayakan perpisahan dengan teman-temannya karena dia akan bekerja ke Jakarta.

Pada Rabu ( 7/11), korban menyuruh tukang ojek membeli lima paket pil dextro. Perpaket pil dextro tersebut dibelinya dengan harga Rp5000 berisi 20 butir. Setelah itu, korban langsung memberikan pil dextro itu kepada teman-temannya dengan jumlah berbeda.

BacaJuga

Detik-Detik Mencekam Ambulans Desa Mekarsari Tertimpa Pohon di Nyalindung, 8 Penumpang Selamat

Detik-Detik Mencekam Ambulans Desa Mekarsari Tertimpa Pohon di Nyalindung, 8 Penumpang Selamat

23 Januari 2026
Truk Bermuatan Kardus Terguling di Tanjakan Poponcol, Hantam Xenia hingga Ringsek

Truk Bermuatan Kardus Terguling di Tanjakan Poponcol, Hantam Xenia hingga Ringsek

20 Januari 2026
Ketua STIE PASIM Sukabumi Hadiri Peresmian PASIM Go Training Center

Ketua STIE PASIM Sukabumi Hadiri Peresmian PASIM Go Training Center

17 Januari 2026
PWI Pusat Rampungkan Draf Penyempurnaan PD/PRT, Perjelas Mekanisme Pemilihan Ketum dan Pembentukan Majelis Tinggi

PWI Pusat Rampungkan Draf Penyempurnaan PD/PRT, Perjelas Mekanisme Pemilihan Ketum dan Pembentukan Majelis Tinggi

17 Januari 2026

Firman, salah seorang saksi mengakui ikut meminum pil dextro tersebut sebanyak 15 butir. Malah, ada teman lainnya menenggak pil dextro itu sebanyak 25 butir. Hanya saja, Firman tidak mengetahui kalau korban meminum pil dextro tersebut.

“Kami tak lihat kalau si Nur minum dextro. Kalau saya dan teman saya iya minum bareng-bareng. Pil dextro ini diberi si Nur. Soalnya si Nur ngajak pesta perpisahan karena dia bilang mau ke Jakarta,” aku Firman usai dimintai keterangan di Mapolsek Sukaraja.

Menurut Firman, mereka langsung menginap bersama korban di rumah temannya. Firman baru mengetahui Nurhalimah sudah meninggal pada Kamis pagi. Merekapun akhirnya membawa Nurhalimah ke puskesmas setempat. Tak berapa lama, kepolisian setempat langsung membawa jenazah korban ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

Kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota. Sejauh ini, petugas tengah menyelidiki penyebab kematian korban dengan memintai keterangan sejumlah saksi . Polisi juga masih menunggu hasil visum.

Kasubag Humas Polres Sukabumi Kota, AKP M Yasin menjelaskan dari dugaan sementara korban meninggal karena overdosis. Namun, Yasin menegaskan untuk memastikan indikasi tersebut pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.“Kita belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Tapi kasus ini terus kita dalami,” tandasnya.

SBR:PK

Previous Post

Kembali, Dua Pendaki Tersesat di Gunung Gede

Next Post

KPU Sukabumi Dikunjungi Tiga Pasangan Calon dari Parpol

Next Post
KPU Sukabumi Dikunjungi Tiga Pasangan Calon dari Parpol

KPU Sukabumi Dikunjungi Tiga Pasangan Calon dari Parpol

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi