• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Minggu, Desember 7, 2025
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ribuan Ayam Kampung Mati Mendadak di Tiga Provinsi

by
25 Desember 2012
in HEADLINE, Kesehatan
0


SUKABUMIZONE.COM,SUKABUMI–Kasus flu burung pada itik juga belum selesai, saat ini ribuan ekor ayam kampung ditemukan mati mendadak dibeberapa daerah. Dari informasi yang dirangkum ribuan ayam yang mati mendadak itu tersebar di tiga provinsi diantaranya Jawa Barat, Yogyakarta  dan Jawa Tengah.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli), Ade Meirizal Zulkarnain mengatakan, dalam beberapa hari terakhir ribuan ekor ayam mati mendadak. “Kasus kematian ayam kampung paling banyak terjadi di Provinsi Jabar. Di Jabar, ada dua daerah berdekatan yang ribuan ekor ayamnya mati mendadak, yakni Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor,” kata Ade.
Sebanyak 2.500 ekor di Kecamatan Cicurug, Sukabumi dan sisanya sebanyak 5.500 ekor mati di Bogor. Sedangkan ayam mati mendadak di Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) sekitar seribu ekor dan Sleman, Yogyakarta sekitar 500 ekor.
Kematian ayam kampung ini dikhawatirkan diakibatkan flu burung. Sebab, momen matinya ribuan ekor ayam itu bertepatan dengan merebaknya wabah flu burung pada itik, beberapa waktu lalu.
Hasil sampel darah ayam mati mendadak sudah diambil Dinas Peternakan (Disnak) untuk diteliti lebih lanjut. Sayangnya, saat diminta konfirmasi terkait hasil pemeriksaan belum mendapatkan jawaban.
Lanjutnya, Himpuli menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai tertutup dalam menangani kasus flu burung. Kondisi ini sudah terlihat ketika masalah penyebaran flu burung pada itik muncul.
“Pada saat itu pemerintah pun tidak mengajak para peternak yang tergabung dalam Himpuli untuk berdialog menyelesaikan masalah flu burung. Padahal, keterbukaan informasi sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran flu burung,”tuturnya.
Lebih lanjut Ade menegaskan, Himpuli sudah melakukan penelusuran terkait kematian ribuan ekor ayam di Sukabumi dan Bogor. “Hasilnya, sumber bibit ayam kampung (DOC) di kedua tempat itu berasal dari tempat pembibitan yang sama di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi,”tandasnya.
Informasi awal, ada dua jenis pembibitan ayam di sana, yakni ayam kampung dan ayam ras Grand Parent Stock (GPS) yang berasal dari Amerika Serikat. “Penggabungan ini dikhawatirkan menjadi penyebab merebaknya wabah flu burung pada ayam kampung,”tukasnya.

SBR: Rol

BacaJuga

8.174 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik, 42 Pegawai Bapenda Kabupaten Sukabumi Long March

8.174 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik, 42 Pegawai Bapenda Kabupaten Sukabumi Long March

5 Desember 2025
Pesan Setwan Bagi 78 Staf Honorer DPRD yang Dilantik PPPK Paruh Waktu

Pesan Setwan Bagi 78 Staf Honorer DPRD yang Dilantik PPPK Paruh Waktu

5 Desember 2025
8.164 Pegawai Dilantik PPPK, DPRD Kabupaten Sukabumi Beri Apresiasi

8.164 Pegawai Dilantik PPPK, DPRD Kabupaten Sukabumi Beri Apresiasi

4 Desember 2025
Hujan Deras dan Saluran Air Sempit, Hektaran Sawah di Kebonmanggu Terendam Banjir

Hujan Deras dan Saluran Air Sempit, Hektaran Sawah di Kebonmanggu Terendam Banjir

4 Desember 2025
Previous Post

Bangunan SDN Leuwiliang dan Cilaksanan Selesai Direhab

Next Post

Beberapa Gereja di Sukabumi Diawasi Tim Pejinak Bom

Next Post
Beberapa Gereja di Sukabumi Diawasi Tim Pejinak Bom

Beberapa Gereja di Sukabumi Diawasi Tim Pejinak Bom

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi