SDN Pasirsalam
SUKABUMIZONE.COM, SUKABUMI–Beberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, berhasil memboyong piala penghargaan pada lomba tahunan tingkat kecamatan 2014 diantaranya lomba akademik dan non akademik.
SDN Pasirsalam Jalan Raya Sagaranten Km 23 misalnya, telah berhasil sebagai Juara Umum III pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Juara I Lomba Bulutangkis Putri, Juara I Lomba Tenis Meja, Juara Juara III Lomba Bulutangkis Putra dan Juara II Lomba Atletik. Sedangkan, SDN I Nyalindung meraih piala Juara I Lomba Atletik Putri, Juara II Lomba Takraw, Juara III Lomba Volly Putra dan pada MIPA juga berhasil sebagai Juara III Lomba IPA. Lalu, SDN Cijember diKampung Cijember Desa Cisitu Rt 01/Rw 01 Kecamatan Nyalindung memperoleh Juara empat Lomba Catur Putri serta Juara Lima Lomba Siswa Berprestasi.
Diberitakan sebelumnya di www.sukabumizone.com, lomba yang telah menjadi agenda tahunan untuk kalangan sekolah dasar tersebut, telah digelar dibeberapa titik di Kecamatan Nyalindung. Misalnya, lomba Calistung dilaksanakan di Gedung SDN Caringin Senin, (20/01), untuk mata lomba Siswa Berprestasi telah berlangsung di Gedung SDN Mekarsari pada Selasa, (21/01), mata lomba MIPA dilaksanakan di Gedung SDN I Nyalindung. Sementara untuk lomba O2SN telah dilaksanakan di Gedung SDN I Nyalindung, Lapangan Danalaga dan di Gor Cemerlang Nyalindung dimulai dari Senin, 27 Januari hingga Kamis, 30 Januari 2014 lalu.
Kepala SDN Pasirsalam Engkos Kosasih melalui salah seorang guru Olah Raga Muhammad Solehudin mengatakan, pihaknya merasa bangga atas keberhasilan anak didiknya yang telah berhasil menjadi juara pada lomba tersebut.” Alhamduillah SDN Pasirsalam telah menggondol dua mendali emas dan satu mendali perak serta satu mendali perunggu pada lomba O2SN,” kata Solehudin kepada wartawan www.sukabumizone.com Jum’at, (14/02).
Pada lomba Non Akedemik sekolahnya telah mengikuti semua cabang lomba yang diperlombakan pada festipal tahunan itu.” Dari sembilan cabang lomba sekolah ini telah menerjunkan 28 siswa yang diikut sertakan,” ulasnya.
Lebih lanjut Solehudin menjelaskan, mata lomba yang menjadi unggulan di sekolahnya yakni Tenis Meja.” Itu terbukti pada tahun sebelumnya yang berhasil menjuarai sampai tingkat provinsi. Bahkan, masuk hingga ke tingkat nasional,” tandasnya.
SDN I Nyalindung
Di tempat yang berbeda, Kepala SDN I Nyalindung Hj. Siti Djumrah didampingi salah seorang guru Iyus Ruswandi menjelaskan, jika dilihat dari prestasi yang diperoleh untuk mata lomba Non Akademik menunjukan peningkatan dibanding cabang Akademik yang masih juara bertahan.” Lomba badminton menjadi cabang olah raga unggulan di SDN I Nyalindung karena selalu menjadi juara,” jelasnya.
Ia pun mengaku bangga meskipun tidak sebagai juara umum. Pasalnya, beberapa siswa dari sekolah yang di pimpinnya itu akan pentas pada festipal di tingkat kabupaten.” Kami akan menerjunkankan empat peserta yang akan diikut setakan di tingkat kabupten. Salah satunya, untuk mata lomba Takraw satu peserta , satu peserta untuk lomba Sepak Bola, satu peserta untuk lomba atletik dan satu peserta untuk lomba Bulutangkis,” imbuhnya.
Untuk meningkatkan prestasi dan merangsang semua peserta lomba maka, pihaknya terus menggencarkan program eskull di luar jam pelajaran. Namun, ironisnya sekolah yang berstatus Rintisan Sekolah Standar Nasional (RSSN) ini tidak memiliki tenaga pengajar untuk mata pelajaran olah raga.” Hal ini berdampak pada prestasi dari berbagai lomba. Sebab itu, kami berharap pemerintah bisa melengkapi semua kebutuhan sekolah sehingga SDN I Nyalindung tidak mendapatkan kendala yang riskan terhadap prestasi siswa,” tandasnya.

SDN Cijember
Sementara itu, Kepala SDN Cijember Dedi Suryadi di wakili salah seorang guru Andri Gunawan mengaku gembira dengan prestasi yang telah diraih pada lomba akademik. Sebab, jika di bandingkan tahun sebelumnya sekolah yang berada di pelosok itu menunjukan peningkatan prestasi di tahun ini.” Biasanya sekolah ini tidak masuk lima besar sekarang masuk lima besar. Sedangkan untuk cabang non akademik masih tetap juara bertahan,” kata Gunawan.
Pihaknya belum merasa puas dengan prestasi yang telah diraih. Untuk itu, ia bertekad akan berupaya maksimal dengan melibatkan semua guru untuk membina siswanya dengan sunguh-sunguh. Seperti menggiatkan latihan di luar jam pelajaran.” Semoga kerja keras dan kerja sama harmonis yang dibumbung dengan warga belajar bisa memperolah hasil optimal sehingga diharapkan pola pelatihan seperti ini bisa memicu siswa guna mendongkrak prestasi gemilang,” pungkasnya. Dendi/Yan






