• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Senin, Februari 9, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home Berita

Alat Deteksi Dini Tsunami Kurang di Sukabumi

by
12 Januari 2015
in Berita, HEADLINE
0



SUKABUMIZONE.COM,SUKABUMI– Alat untuk pendeteksi dini tsunami Tsunami Early Warning System (TEWS) di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, masih kurang. Pasalnya, alat pendeteksi yang sangat penting tersebut hanya ada delapan yang terpasang di beberapa titik saja. Hal itu, senada diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsigaan Bencana (BPKB) Kabupaten Sukabumi, Irwan Fajar. Menurutnya, delapan TEWS baru terpasang di empat kecamatan seperti, di Kecamatan Ciracap dan empat lainnya di Tegalbuleud.
“Bahkan, dari delapan TEWS yang berfungsi hanya tiga unit saja, yakni dua di Kecamatan Ciracap serta satu di Kecamatan Tegalbuleud,” kata Irwan kepada wartawan.
Jadi ada lima TEWS yang rusak akibat beberapa faktor seperti cuaca, minimnya pemeliharaan, terkena jaring atau tertabrak kapal nelayan dan lainnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, seharusnya TEWS terpasang di sembilan kecamatan selain Kecamatan Tegalbuleud dan Ciracap, yakni Kecamatan Palabuhanratu, Surade, Cisolok, Simpenan, serta kecamatan lainnya yang memiliki pantai.
“Kami telah mencoba meminta bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta diharapkan bantuan segera datang dan TEWS bisa segera terpasang,” lanjutnya.
Diakuinya, Kabupaten Sukabumi masuk kategori daerah rawan bencana gempa bumi yang bisa berpotensi terjadinya tsunami, sebab terdapat beberapa patahan bumi yang berada di dasar laut.
Dengan adanya TEWS diharapkan warga yang tinggal di pesisir pantai dapat menyelamatkan diri ke tempat lebih aman jika ada potensi tsunami.
Bahkan, pihaknya sudah menyediakan jalur evakuasi tsunami tersebar di kecamatan yang mimiliki laut. “Kami juga kerap melakukan sosialisasi serta simulasi bencana tsunami dengan warga pesisir tujuannya untuk meminimalisir dampak dari bencana ini,” pungkasnya. Ant

BacaJuga

Peringati HPN 2026, PWI Sukabumi Gelar Safari Jurnalistik di Ponpes Mabda Islam

Peringati HPN 2026, PWI Sukabumi Gelar Safari Jurnalistik di Ponpes Mabda Islam

8 Februari 2026
Santri Nyalindung Belajar Jadi Penjaga Fakta, PWI Sukabumi Tanamkan Jurnalisme Sejak Dini

Santri Nyalindung Belajar Jadi Penjaga Fakta, PWI Sukabumi Tanamkan Jurnalisme Sejak Dini

8 Februari 2026
Hari Kanker Sedunia, Direktur RSUD R. Syamsudin SH Ajak Warga Sukabumi Perkuat Deteksi Dini dan Kepedulian

Hari Kanker Sedunia, Direktur RSUD R. Syamsudin SH Ajak Warga Sukabumi Perkuat Deteksi Dini dan Kepedulian

8 Februari 2026
Tugu Ikan Layur Jadi Ikon Baru Palabuhanratu, Simbol Identitas Masyarakat Pesisir

Tugu Ikan Layur Jadi Ikon Baru Palabuhanratu, Simbol Identitas Masyarakat Pesisir

6 Februari 2026
Previous Post

Pemerintah Kota Sukabumi Gunakan Asumsi dan Prediksi

Next Post

Profil SDN 1 Pasirhalang

Next Post

Profil SDN 1 Pasirhalang

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi