
CIKEMBAR — Kampung Sumur Tujuh RT 01/05 Desa Bojong Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, ikuti Lomba Kampung Terang 2019 yang di selenggarakan PLN UP3 Sukabumi belum lama ini. Kegiatan yang disambut baik dan kompak oleh warga itu, merupakan tindak lanjut dari perayaan HUT RI ke-74.
Staf Humas PLN (UP3) Sukabumi Wiwin Darwati mengatakan, tujuan dadakannya lomba kampung terang itu adalah sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat serta dalam rangka semarak HUT RI. “Intinya kami ingin menanamkan kepercayaan kepada masyarakat terhadap pelayanan PLN khususnya di wilayah Sukabumi Kota dan Kabupaten,”kata Wiwin kepada wartawan belum lama ini.
Menurutnya, kriteria penilaian meliputi penerangan lingkungan warga seperti, portal pintu masuk perumahan atau komplek dan lainnya. “Yang akan kami nilai sebagai juara yakni dengan kategori pernak pernik tercantik,” tuturnya. Ia berharap, dengan adanya lomba tersebut kepercayaan masyarakat dapat meningkat terhadap PLN.
Sementara itu, salah seorang warga Kampung Sumur Tujuh RT 01/05 Hasanudin kepada www.sukabumizone.com Sabtu,(24/08) mengatakan, warga sangat antusias menyambut lomba kampung terang. Hal itu, dapat dilihat dari kekompakan warga saat memasang seluruh pernak pernik lampu di kampung tersebut. ” Alhamdulillah kami sambut kegiatan ini dengan baik. Kami menghias kampung ini menjadi kampung terang. Selain memasangn lampu hias berwarna warni kami memasang umbul-umbul dan menghias ding tembok jalan bertema perjuangan. Ya, tujuan utamanya adalah memperindah kampung ini menjadi kampung terang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pengerjaan pemasangan lampu hias kuarang lebih memakan waktu selama lima hari.” Kami selaku warga cukup senang dengan adanya kampung terang ini. Sebab, dengan adanya lampu-lampu ini kampung kami lebih berwarna ketika di malam hari. Tentunya pemandangan ini cukup menarik perhatian,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua RT 01 Kampung Sunur Tujuh Ocen mengatakan, perlomba yang diadakan PLN ini sudah berjalan sekita 9 hari dan Minggu (25/08) meruapakan hari terakhir.” Kami sudah kirimkan kampung hias kami ini kepada Pihak PLN dengan bentuk video maupun photo untuk mendapatkan penilayan. Ya, mudah-mudahan beruntung dan bisa menjadi juara,” pungkasnya. (Agus)




