
CIRENGHAS — Muhamad Ripai yang telah berhasil terpilih sebagai Kepala Desa (Kades) Cikurutug Kecamatan Cirenghas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, pada kancah pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019 silam, kini mulai menjalankan segudang program jitunya sesuai Misi dan Visi yang dijanjikan kepada masyarakat.
Muhamad Ripai mengucapkan, terimakasih atas dukungan dan partisipasi masyarakat yang sangat antusias memilihnya pada Pilkades 2019 silam. “Tanpa dukungan masyarakat tentu saya tidak akan berhasil. Saat ini, saya tengah berbenah untuk menjalankan beberapa program unggulan secara bertahap,” kata Muhamad kepada www.sukabumizone.com Rabu, (26/02).
Ia mengulas, sesuai visi dan misinya menjadikan Desa Cikurutug lebih maju disegala bidang. Maka, program unggulan yang saat ini digulirka salah satunya adalah program bernuansa religius.
“Program ini akan berdampak positif bagi warga dan lingkungannya. Tentu tujuan utama saya adalah membangun sebuah nuansa religius di desa ini. Berawal dari akhlak yang baik maka tujuan pembangunan akan tercapai dengan baik pula,” tuturnya.
Disinggung mengenai target program peningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), ia menjawab bahwa banyak potensi unggulan yang akan dibangun dan dikembangkan demi Desa Cikurutug kuat dalam ekonomi dan berdaya saing tinggi. Misalnya, melalui peningkatan kapasitas (Capacity Building) yang merupakan suatu proses untuk melakukan sesuatu perubahan multi level baik di dalam individu, kelompok maupun organisasi.
“Disini, saya sebagai kepala desa yang baru memiliki peluang besar untuk meningkatkan kulitas Sumber Daya Manusia (SDM) berdaya saing. Diman, ke depan kemampuan atau skill masyarakat akan digodok melalui Bimbingan-bimbingan teknis sehingga, mampu menciptakan produk-produk unggulan sebagai ciri khas Desa Cikurutug dengan tidak mengesampingkan budaya lokal,” paparnya.
Menurutnya, produk unggulan hasil karya tangan kreatif masyarkat di desanya cukup memjanjikan seperti, pengrajin Tudung Sawah, pengrajin Baju Koko, pengrajin Gula Aren dan masih banyak lagi. “Tinggal bagai mana kami bisa memoles hasil karya mereka agar memiliki nilai ekonomis yang tinggi,” cetusnya.
Selain peningkatan kualitas SDM lanjut Muhamad, dari sisi Sumber Daya Alam (SDA) Desa Cikurutug memiliki banyak potensi unggulan seperti Wisata Bukit Madani, Agrowisata Forestry, Mina Padi, dan lainnya. Bahkan, ia memimpikan membuat sebuah wisata unggulan bernuansa religi “Wisata Alam Bernuansa Religius”.
“Saya contohkan, di tempat Wisata Bukit Karikil dengan luas lahan desa sebanyak 1,5 hektare akan cukup ditata dengan nuansa religi serta ditanami berbagai jenis buah-buahan seperti Buah Durian, Pala, Rambutan sebagai daya tartik wisata agro bisnis ke depan. Tumbuhnya, perkembangan wisata akan selaras dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kerajinan lokal sebagai karya kreatif masyarakat khas Desa Cikurutug akan disajikan di tempat-tempat tersebut,”ulasnya.
Ia berharap, dukungan dan partisipasi semua pihak selalu menyertainya dalam menggulirkan program-program tersebut. “Tanpa dukungan seluruh pihak terutama masyarakat jelas seluruh program yang saya gulirkan tidak akan berjalan sesuai target. Untuk itu, saya meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar apa yang menjadi tujuan membawa Desa Cikurutug lebih maju dapat tercapai,” harapnya. (Kusnandar)




