Di Sukabumi Warga Meninggal Akibat Covid-19 Kembali Bertambah

SUKABUMI — Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat pada akhir pekan ini, ada dua warga meninggal dunia akibat positif Covid-19.

“Dua warga meninggal dunia ini berjenis kelamin pria dan wanita, kedunya meninggal saat menjalani perawatan intensif selama positif Covid-19,” tandas Humas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi Eneng Yulia di Sukabumi, belum lama ini.

Dari informasi yang dihimpun, menurut satgas Covid-19 setempat, dua warga yang meninggal dunia adalah seorang pria berusia 59 tahun warga Kecamatan Cikembar. Selain terpapar Covid-19 dari hasil pemeriksaan medis, pria ini juga memiliki penyakit penyerta yakni diabetes melitus atau penyakit gula.

Kemudian satu pasien lainnya merupakan wanita berusia 67 tahun warga Kecamatan Cidadap. Kondisi wanita lanjut usia itu selain terinfeksi virus mematikan juga memiliki riwayat komplikasi penyakit lainnya seperti, pneumonia, Acute kidney injury (AKI) kardiovaskuler atau CKD.

Lalau seluruhnya dimakamkan sesuai protokol Covid-19. Dengan bertambahnya dua pasien meninggal dunia akibat virus yang pertama kali menyebar di Wuhan, China, itu total kasus meninggal menjadi 24 orang.

“Mayoritas pasien Covid-19 yang meninggal dunia berusia lanjut serta memiliki penyakit penyerta atau komorbid seperti pneumonia, penyakit gula, jantung dan lainnya,” jelasnya.

Eneng mengatakan data terbaru perkembangan Covid-19, kasus baru serta yang sembuh masing-masing bertambah dua bertambah dua kasus. Sehingga, total warga asal kabupaten yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2.020 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.832 orang atau 90,69 persen sudah dinyatakan sembuh, kemudian 164 pasien masih menjalani isolasi dan 24 pasien meninggal dunia.

Menurutnya, kasus Covid-19 di Kabupaten Sukabumi masih bisa terus bertambah, jika masih ada yang lalai, apalagi sampai tidak peduli terhadap keberadaan virus mematikan itu.

Maka dari itu, untuk menekan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 masyarakat hanya perlu menerapkan protokol kesehatan setiap harinya dengan menjalankan 3M. ” Yakni, memakai masker, menjaga jarak fisik serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sebelum, dan sesudah beraktivitas,” pungkasnya. (rol)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan