Pegobatan Gratis Gusmus Terapi Hadir di Desa Damarraja

WARUNGKIARA — Perkumpulan Gusmus Raga Jasad (PGRJ) bersama Karangtaruna dan Pemerintah Desa (Pemdes) Damarraja Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, gelar pengobantan gratis Gusmus Terapi di Aula Desa Damarraja Jum’at, (29/01/2021).

Kepala Desa (Kades) Damarraja Sutrisno melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Feri mengatakan, kegiatan pengobatan gratis tersebut ide Karangtatuna Desa Damarraja berkolaborasi dengan komunitas bekam Sukabumi yang tergabung di Gusmus Terapi. “Kami disini sebagai fasilitator yang menyediakan tempat saja,” kata Feri kepada www.sukabumizone.com Jum’at, (29/01/2021).

Ketua kordinat aplikator terapi Adem Gumus menjelaskan, bahwa Terapi tersebut merupakan program PGRJ untuk selalu bersedekah kepada masyarakat. “Kita bersedekah melalui tenaga dan keahlian yang dimiliki yakni, terapi bekam dan lainnya. Untuk pasien yang mengikuti terapi kali ini ada 112 orang dan target yang ingin kami capai yaitu 1000 pasien. Kami juga tidak memiliki batasan waktu, bisa di mana saja dan kapan saja kami siap untuk melayani secara cuma-cuma,” kata Adem saat di wawancari www.sukabumizone.com Jum’at, (29/01).

Ia memaparkan, adapun terapi yang dia laksanakan diantaranya terapi pijat, akupuntur, terapi bekam atau jamah, ruqiah, gurah mata, telinga, pernapasan, kecantikan, kejantanan dan lainya. “Terapi kami ini komplementer, sehingga segala jenis terapi Insya Allah kami layani. Selain itu, kami juga menyediakan obat herbalnya secara gratis,” paparnya.

Lanjut Adem, visi yang dia bawa adalah untuk mengamalkan ilmu dari guru besarnya Agus Muslim pendiri Gusmus Terapai yang bersinggah di Sumedang. “Kami mejalankan serta mengajarkan ilmu terapi ini, sesuai amat guru kami yakni Abuya Agus Muslim yang mendirikan Gusmus terapi. Beliau mengatakan, Taallam Waallamahu  yang artinya kami belajar dan kami pun harus mengajarkannya kembali kepada masyarakat secara cuma-cuma,” ujarnya.

Ia berharap, misi kedepan bisa mengajak seluruh elemen masyarakat bisa bergabung di PGRJ terapi dengan memberikan pembelajaran dan pembinaan terkait terapi. “Selain kami bersedekah melalui kegiatan terapi ini, kami juga ingin menarik minat bagi mereka-mereka yang putus sekolah, tidak punya pekerjaan yang terkena PHK dan lainnya bisa ikut gabung di sini. Dimana kebutuhan finansial mereka Insya Allah tercukupi kedepannya,” pungkasnya.

Sementara itu, dewan penasehat Karangtaruna Desa Damarraja yang juga megikuti proses Gusmus Terapi Ade Ukut megutarakan, sebelum masuk ke titik inti terapi bekam, dirinya diperiksa terlebih dahulu melalui konsultasi apa yang di deritanya dan pengecekan tensi darah. “Setelah saya melakukan pemeriksaan dan terapi pijat, tercatat banyak sekali penyakit kurang baik di badan saya, setelah itu belanjut ke terapi bekam dan Alhamdulillah setelah selesai bandan saya terasa enteng, dan aliran darah tersa lancar,” pungkasnya. (Kusnandar)

Lihat Juga...