
JAMPANGTENGAH — Bulan Muharram merupakan salah satu bulan istimewa dan dimuliakan oleh Allah SWT. Maka dari itu Pemerintah Desa (Pemdes) Panumbangan Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat menggelar pengajian bersama Warga Desa Panumbangan dan pemberian santunan kepada anak Yatim Piatu di Pondok Pesantren Sirojul Barokah yang beralamat di Kampung Cikepok RT 029/06 Desa Panumpangan Kecamatan Jampangtengah belum lama ini.
Kepala Desa Panumbangan Lalan Jaelani mengatakan, kegiatan tersebut sudah 14 kali berjalan selama 14 tahun dan hampir tiap tahun peringatan 10 Muharram, Pemdes Panumbangan menggelar kegiatan pengajian dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
” Pemberian santunan kepada anak yatim piatu ini sebanyak 122 orang dan 5 ekor Domba. Santunan ini rutin dilaksanakan Pemdes Panumbangan setiap tahunnya, tepatnya memperingati 10 Muharram,” kata Lalan kepada www.sukabumizone.com Jum’at (12/08/2022).

Dalam sambutannya Lalan juga mengajak, seluruh Warga Desa Panumbangan untuk meneladani Nabi Muhammad SAW.
“ Jika kita benar-benar mencintai dan meneladani Nabi Muhammad SAW, kita juga harus mencintai dan mengayomi anak yatim piatu yang ada di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menuturkan, bagi Warga Desa Panumbangan agar selalu menumbuhkan semangat berbagi kepada yang membutuhkan.
“ Melalui momentum peringatan 10 Muharram tahun 2022 ini, mari bersama-sama mengingatkan diri pribadi untuk melihat orang-orang disekitar kita yang membutuhkan bantuan,” imbuhnya.
Seluruh elemen masyarakat yang hadir sambung Lalan, juga merupakan orang tua anak yatim piatu.
” Seluruh elemen yang turut hadir di kegiatan ini merupakan orang tua bagi anak yatim piatu dan akan bertanggungjawab untuk kehidupan anak yatim piatu dalam menyongsong masa depan,” jelasnya.
Ia berpesan, agar santunan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
” Diharapkan kepada seluruh Warga Desa Panumbangan, untuk selalu menumbuhkembangkan semangat berbagi, agar desa yang kita cintai ini menjadi desa yang Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur,” pungkasnya.
Penulis : Juliansyah
Editor : Reiza





