
SUKABUMI — Sempitnya saluran air disepanjang Kampung Baruroke RT 01 RW 02, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Jawa Barat, sering kali memicu peristiwa banjir.
Melihat itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Perbawati melakukan perbaikan gorong-gorong menggunakan base beton. Guna memperlancar saluran air dikala volume air meningkat signifikan.
“Panjang gorong-gorong sepanjang 110 meter, perbaikan menggunakan base beton berdiameter 30 centimeter, ” kata Kades Perbawati, Ruhyat Iskandar, Kamis (25/08/2022).
Selain alasan itu, pembangunan tersebut untuk meminimalisir terjadinya peristiwa bencana tanah longsor. Karena, posisinya berada di bawah tebing yang dapat memicu longsor ketika banjir.
“Proyek gorong-gorong menggunakan dana desa tahap dua dengan nilai anggaran sebesar Rp 32 juta,” timpalnya.
Ruhyat menyebut, pengerjaan gorong-gorong masih berlangsung dan baru mencapai sekitar 50 persen. Diperkirakan baru dapat diselesaikan seluruhnya selama lima hari ke depan.
“Medan curam menjadi hambatan pengerjaan gorong-gorong, selain sering banjir. Gorong-gorong menjadi saluran pembangunan air limbah rumah tangga warga sekitar,” tandasnya.
Penulis : Wafik Hidayat
Editor : Andi





