
PALABUHANRATU, sukabumizone.com || Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi membahas pengembangan budidaya ikan sidat bersama PT Siam Cement Grup (SCG) dan PT Tambang Semen Sukabumi. Pembahasan dalam rangka pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat satu desa satu ikon atau one village one icon (OVOI).
Perusahaan produsen semen tersebut, rencananya bakal menggelontorkan dana CSR guna mengembangkan budidaya ikan bernilai ekonomi tinggi ini untuk tahun 2023 nanti.
“Dalam rapat itu, dibahas juga hasil evaluasi mengenai bantuan CSR untuk kelompok Pokdakan Sidat Bumi untuk tahun 2022,” ucap Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, Minggu (16/10/2022).
Baca juga: Dinas Perikanan Kenalkan Program Kartu Kusuka Bagi Pembudidaya Ikan
Lanjut dia, hasil evaluasi menilai kelompok tersebut menunjukkan perkembangan positif. Di mana anggotanya kian berkembang terutama dalam hal inovasi, lantaran mampu membudidayakan ikan sidat dengan biaya terjangkau.
Selain inovasi budidaya, pokdakan juga menunjukan hasil positif dalam sisi pengolahan. Mereka membuat beraneka olahan makanan menggunakan bahan dasar ikan sidat. Seperti pepes, dendeng bakar dan termasuk abon.
“Yang perlu dikembangkan lagi ke depannya adalah, pengembangan budidaya sidat untuk menjadi ikon OVOI. Di mana nanti untuk satu rumah diharapkan dapat memiliki satu unit budidaya sidat dalam tong (Bustong),” terangnya.
Baca juga: Percepat Serapan, Dinas Perikanan Jemput Bola Data Kusuka
Menurut Nunung, pemerintah desa (Pemdes) Kebonmanggu juga berharap, budiaya sidat dapat bersinergi dengan objek wisata Karangpara di wilayahnya. Dengan konsep wisata edukasi menampilkan ikan sidat sebagai salah satu atraksi.
“Selanjutnya, akan dibuatkan rencana dan penganggaran untuk kegiatan dimaksud, kemudian diusulkan kepada management PT Semen Jawa.” pungkasnya.
Reporter : Wafik Hidayat
Redaktur : Surya Adam




