
NYALINDUNG, sukabumizone.com || Danramil 0622-08/Nyalindung Kapten Inf Kusmana menghadiri upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang diselenggarakan di Halaman Kantor Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
“Penetapan Hari Santri dilakukan tak lepas dari pentingnya peran santri sebagai bagian fundamental bangsa Indonesia,” ungkap Danramil 0622-08/Nyalindung Kapten Inf Kusmana kepada sukabumizone.com, Sabtu (22/10).
Kusmana mengulas, perjuangan para mahasantri seperti KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan, dan Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto menciptakan organisasi Islam sangat berperan penting dalam perjalanan bangsa. “Mereka merupakan tokoh yang memiliki komitmen Islam dan komitmen kebangsaan yang luar biasa. Hal inilah yang harus terus kita kenang,” ujarnya.

Dalam peringatan HSN ini, sambung Kusmana para santri harus siaga jiwa tidak lengah menjaga kesucian hati dan berpegang teguh pada aqidah, nilai dan ajaran Islam rahmatan lilalamin serta tradisi leluhur bangsa Indonesia. “Pada jaman dahulu para santri siap mati untuk menjaga ke untuhan NKRI, maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman idiologi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan NKRI,” bebernya.
Tak hanya itu, para santri tidak pernah lelah untuk selalu berkarya demi Indonesia. Santri siaga jiwa raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang diajari di pondok pesantren untuk santrinya yang selalu mengajari tentang ilmu dan ahlak. “Selalu menjadi tameng kehidupan kita dalam berangsa dan bernegara. Kami ucapkan selamat HSN yang diperingati setiap 22 Oktober,” pungkasnya.
Reporter : Reiza
Redaktur : Surya Adam





