
Kecamatan Citamiang di GOR STIE PGRI Kota Sukabumi, Selasa (31/01/2023).
Fahmi menerangkan, laju pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 minus 1,48 persen dan di tahun 2022 meningkat 3,71 persen. Sementara di 2022 diperkirakan meningkat di atas 3 persen atau hitungan 5 persen.
Selanjutnya tingkat pengangguran terbuka turun dari dua digit menjadi satu digit. Namun saat pandemi tahun 2020 memuncak di angka 12,17 persen. Kemudian turun 10,78 persen di tahun 2021 dan turun menjadi 8,83 persen di tahun 2022.
Sementara indeks pembangunan manusia (IPM) angkanya naik di tahun 2022 sebesar 75,40 persen. Sebelumnya di tahun 2020 di angka 74,21 dan di tahun 2021 sebesar 74,60. IPM ini menggambarkan pendidikan, kesehatan dan ekonomi yang dikelola oleh pemerintah daerah.
“Angka kemiskinan perlu diantisipasi, (sekarang) masih (di angka) delapan dan semangat turun di tujuh persen. Semoga bisa diantisipasi di 2023 untuk menekan penurunan kemiskinan bisa dimaksimalkan,” terangnya.





