• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Jumat, Maret 6, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

PJ Wali Kota Sukabumi Luncurkan Aplikasi Digital Simponi

redaktur by redaktur
18 Desember 2023
in Daerah, HEADLINE
0
Foto // Ist : Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji tengah meluncurkan Aplikasi Simponi (18/12).

SUKABUMI KOTA, sukabumizone.com || Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluncurkan aplikasi Sistem Menegement Pemerintah Online (Simponi) atau aplikasi Parasut Administrasi Persuratan yang merupakan aplikasi e – office, di Balai Kota, Senin (18/12/2023).

Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji mengatakan, kehadiran aplikasi Parasut ini merupakan upaya untuk menghadirkan perubahan di Pemerintah Kota Sukabumi ke arah yang lebih baik, sejalan dengan perkembangan teknologi informasi.

Kusmana menuturkan, bahwa aplikasi yang secara efektif digunakan pada 15 Januari 2024 nanti, merupakan salah satu implementasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan dalam fungsinya mengadopsi tata naskah yang telah berlaku dilingkup Pemerintah.

BacaJuga

PLN UP3 Sukabumi Berbagi Terang di Bulan Ramadan Melalui Program Light Up The Dream

PLN UP3 Sukabumi Berbagi Terang di Bulan Ramadan Melalui Program Light Up The Dream

6 Maret 2026
Harga Bahan Pokok di PSM Palabuhanratu Stabil, Cabai hingga Daging Sapi Turun

Harga Bahan Pokok di PSM Palabuhanratu Stabil, Cabai hingga Daging Sapi Turun

5 Maret 2026
Gercep Tangani Pergerakan Tanah Bantargadung, Pemkab Sukabumi Siapkan Relokasi Warga

Gercep Tangani Pergerakan Tanah Bantargadung, Pemkab Sukabumi Siapkan Relokasi Warga

5 Maret 2026
Kejari Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kejari Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

5 Maret 2026

“Hari ini dilaunching, dan pada Januari 2024 dimulai penggunaannya. Tetap format dan mekanisme tata naskah yang kita lakukan itu diterapkan, hanya lebih cepat, karena kita harus cepat juga melayani masyarakat. Kita kerjasama dengan BSSN dalam sistem keamanannya, insyaallah ini akan menjadi yang terbaiklah,” kata Kusmana kepada sukabumizone.com, Senin (18/12).

Senada dengan Kusmana, Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar menjelaskan, bahwa aplikasi Parasut adalah bagian pertama dari Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan Online Kota Sukabumi atau Simponi. Yakni, super apps yang akan menaungi berbagai aplikasi didalamnya.

Menurutnya, Simponi akan memiliki empat bagian utama yakni layanan aplikasi administrasi internal dan layanan aplikasi untuk menyerap aspirasi, informasi dan komunikasi dengan masyarakat.

“Kemudian layanan pemerintah kepada masyarakat dan dunia usaha, serta layanan aplikasi terkait pelaksanaan program prioritas pemerintah seperti penanganan stunting,” terangnya.

Rahmat menambahkan, hadirnya Simponi merupakan solusi untuk mengatasi salah satu kendala yang dialami oleh Pemerintah Kota Sukabumi dalam penerapan teknologi digital yakni terlalu banyak aplikasi tanpa integrasi dan keterhubungan satu sama lain.

“Kami inventarisir bahwa terdapat 132 aplikasi berbasis website, android, dan ios. Namun, hanya 30 aplikasi yang aktif, sisanya hidup segan mati tak mau. Aplikasi yang aktif pun tidak terintegrasi maupun terhubung,” pungkasnya.

Reporter : M. Irsandi.

Redaktur : Ruslan AG

Previous Post

Tersangka DPO Kasus Pelecehan Bocah 14 Tahun Berhasil Ditangkap Polisi

Next Post

Lantik FPK, Wabup “Perekat Kebangsaan Beragam Suku dan Bahasa”

Next Post
Lantik FPK, Wabup “Perekat Kebangsaan Beragam Suku dan Bahasa”

Lantik FPK, Wabup "Perekat Kebangsaan Beragam Suku dan Bahasa"

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi