
SUKABUMI KOTA, sukabumizone.com || Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Pasim Sukabumi bersama Politeknik Kesehatan Yapkesbi, melakakukan kegiatan Fun learning dan bantuan sosial masyarakat, Rabu (27/12/2023).
Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Tegalkaso, Desa Bencoy Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi, dihadiri juga oleh komunitas sosial Pijar dan Ruang Firasat. Dengan tema “Pengembangan Dini dan Melatih Mental Health Anak”.
Wakil Presma STIE Pasim Muhammad Arya mengatakan, kegiatan ini dalam upaya mendukung pemulihan pasca bencana alam pergeseran tanah yang melanda Kampung Tegalkaso, Desa Bencoy. Berbagai pihak bersatu untuk menyelenggarakan kegiatan aksi sosial yang menggabungkan pendekatan Fun Learning dan penguatan mental health anak-anak.
“Tentunya, tidak hanya memberikan wawasan pendidikan, tetapi juga fokus pada pengembangan dini dan melatih kesejahteraan mental anak-anak yang terdampak. Masyarakatnya juga dilakukan pengecekan kesehatan gratis. Mulai dari cek tekanan gula darah, hingga tensi darah yang dilakukan oleh rekan-rekan dari Bem Poltekes Yapkesbi,” kata Arya kepada sukabumizone.com, Rabu (27/12).
Arya menuturkan, tak lupa juga memberikan pesan edukasi yang interaktif dalam konsep pengembangan dini khususnya kepada anak yang terdampak bencana alam.
“Ya, anak-anak diajak untuk belajar dengan cara yang menyenangkan, merangsang kreativitas dan membangun keterampilan sosial mereka. Selain itu, sesi konseling ringan dan aktivitas kelompok bertujuan untuk memperkuat ketahanan mental mereka, membantu mereka mengatasi stres dan kecemasan,” paparnya.
Disamping itu masih kata Arya, selain aspek pendidikan dan kesejahteraan mental anak-anak, aksi sosial juga dilakukan dengan melibatkan distribusi bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak.
Lanjut Arya menambahkan, kegiatan ini bukan hanya sebuah langkah menuju pemulihan fisik, tetapi juga merupakan komitmen bersama untuk membangun kembali semangat dan harapan ditengah komunitas yang terkena dampak bencana.
“Tentunya dengan pendekatan holistik yang menyeluruh, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bagi anak-anak di masa depan,” pungkasnya.
Reporter : M. Irsandi
Redaktur : Ruslan AG





