• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Selasa, Februari 10, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Warga Cikembar Keluhkan Banyaknya Baliho yang Terpasang di Pepohonan

redaktur by redaktur
4 Januari 2024
in Daerah, Politik
0
Baliho bertebaran di pepohonan. | Foto: Ist

SUKABUMI, sukabumizone.com || Sebagian Warga Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan dengan banyaknya baliho para calon dan Partai Politik (Parpol) yang terpasang di pepohonan, bahu jalan kabupaten maupun nasional.

Salah satunya, Kusnadi (30), salah satu tokoh pemuda asal Kampung Tanjakanlengka, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar. Ia menuturkan, baliho para calon terpampang dengan mencolok di pinggiran jalan dan pepohonan, sehingga meninggalkan kesan tidak estetis dan mengganggu pemandangan.

“Bukan hanya jumlah baliho yang melimpah, tetapi juga posisinya yang serampangan telah mengundang kecaman luas dari publik,” kata Kusnadi kepada sukabumizone.com, Kamis (4/1/2024).

BacaJuga

Tak Perlu Antre, Disnakertrans Sukabumi Hadirkan Layanan Kartu Kuning Digital lewat SIAPkerja

Tak Perlu Antre, Disnakertrans Sukabumi Hadirkan Layanan Kartu Kuning Digital lewat SIAPkerja

9 Februari 2026
Benahi Infrastruktur di Tengah Keterbatasan Anggaran, Bupati Sukabumi Tekankan Layanan Publik Prima

Benahi Infrastruktur di Tengah Keterbatasan Anggaran, Bupati Sukabumi Tekankan Layanan Publik Prima

9 Februari 2026
Ahmad Firdaus Resmi Nahkodai GP Ansor Sukabumi, Siap Jadi Garda Terdepan Umat dan Bangsa

Ahmad Firdaus Resmi Nahkodai GP Ansor Sukabumi, Siap Jadi Garda Terdepan Umat dan Bangsa

9 Februari 2026
Bupati Cup 2026 Jadi Panggung Besar Tenis Meja Sukabumi, 500 Atlet Adu Prestasi dan Sportivitas

Bupati Cup 2026 Jadi Panggung Besar Tenis Meja Sukabumi, 500 Atlet Adu Prestasi dan Sportivitas

9 Februari 2026

Menurutnya, para calon, tim sukses atau simpatisan tidak memperdulikan aturan terkait pemasangan baliho dan mengabaikan etika kampanye yang seharusnya dijunjung tinggi.

“Baliho-baliho ini seringkali menghalangi pandangan pengendara dan merusak keindahan lingkungan sekitarnya,” tandasnya.

Bahkan, sambung Kusnadi, baliho yang sangat besar dan tinggi itu kerap menutupi pohon yang sudah ada sebelumnya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan pada ekosistem, merugikan lingkungan dan ekologi setempat.

“Selain ketidak pedulian terhadap posisi dan perlindungan pohon di pinggir jalan, juga dapat mengancam keselamatan masyarakat, mengingat adanya potensi baliho yang roboh akibat angin kencang,” tuturnya.

Sementara itu di lokasi yang sama, Sopian (45) menuturkan, padahal para pejabat terkait, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan aparat penegak hukum, telah mengeluarkan sejumlah peringatan serta sanksi bagi siapapun yang melanggar aturan pemasangan baliho.

“Namun, upaya tersebut nampaknya belum mampu memberikan efek yang signifikan dalam menangani permasalahan ini,” bebernya.

Dalam menjaga keberlangsungan demokrasi yang sehat, ujar Sopian, penting bagi para calon, tim sukses dan simpatisan, untuk mengedepankan etika kampanye yang baik.

“Dilakukan dengan cara yang sesuai aturan yang berlaku serta menjunjung tinggi kepentingan sosial dan lingkungan. Jika tidak diatur dengan baik, perang baliho ini hanya akan semakin memperburuk kondisi dan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Ginda Ginanjar
Redaktur : Ruslan AG

Previous Post

Meski Diguyur Hujan Demonstran Tetap Geruduk Perusahaan Perkebunan di Sukabumi

Next Post

Minta Tanggung Jawab, Gadis Hamil di Bojonggenteng Dianiaya Kekasih

Next Post
Minta Tanggung Jawab, Gadis Hamil di Bojonggenteng Dianiaya Kekasih

Minta Tanggung Jawab, Gadis Hamil di Bojonggenteng Dianiaya Kekasih

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi