
SUKABUMI, sukabumizone.com || Sebagian Warga Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan dengan banyaknya baliho para calon dan Partai Politik (Parpol) yang terpasang di pepohonan, bahu jalan kabupaten maupun nasional.
Salah satunya, Kusnadi (30), salah satu tokoh pemuda asal Kampung Tanjakanlengka, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar. Ia menuturkan, baliho para calon terpampang dengan mencolok di pinggiran jalan dan pepohonan, sehingga meninggalkan kesan tidak estetis dan mengganggu pemandangan.
“Bukan hanya jumlah baliho yang melimpah, tetapi juga posisinya yang serampangan telah mengundang kecaman luas dari publik,” kata Kusnadi kepada sukabumizone.com, Kamis (4/1/2024).
Menurutnya, para calon, tim sukses atau simpatisan tidak memperdulikan aturan terkait pemasangan baliho dan mengabaikan etika kampanye yang seharusnya dijunjung tinggi.
“Baliho-baliho ini seringkali menghalangi pandangan pengendara dan merusak keindahan lingkungan sekitarnya,” tandasnya.
Bahkan, sambung Kusnadi, baliho yang sangat besar dan tinggi itu kerap menutupi pohon yang sudah ada sebelumnya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan pada ekosistem, merugikan lingkungan dan ekologi setempat.
“Selain ketidak pedulian terhadap posisi dan perlindungan pohon di pinggir jalan, juga dapat mengancam keselamatan masyarakat, mengingat adanya potensi baliho yang roboh akibat angin kencang,” tuturnya.
Sementara itu di lokasi yang sama, Sopian (45) menuturkan, padahal para pejabat terkait, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan aparat penegak hukum, telah mengeluarkan sejumlah peringatan serta sanksi bagi siapapun yang melanggar aturan pemasangan baliho.
“Namun, upaya tersebut nampaknya belum mampu memberikan efek yang signifikan dalam menangani permasalahan ini,” bebernya.
Dalam menjaga keberlangsungan demokrasi yang sehat, ujar Sopian, penting bagi para calon, tim sukses dan simpatisan, untuk mengedepankan etika kampanye yang baik.
“Dilakukan dengan cara yang sesuai aturan yang berlaku serta menjunjung tinggi kepentingan sosial dan lingkungan. Jika tidak diatur dengan baik, perang baliho ini hanya akan semakin memperburuk kondisi dan merugikan masyarakat,” pungkasnya.
Reporter : Ginda Ginanjar
Redaktur : Ruslan AG





