
JAMPANGTENGAH, sukabumizone.com || Pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Naringgul RT 01/08 Desa Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, disebabkan oleh intensitas curah hujan tinggi yang terus menerus mengguyur wilayah tersebut. Pergerakan tanah sepanjang 100 meter telah terjadi, mengancam 8 unit rumah yang dihuni oleh 8 kepala keluarga dengan total 21 jiwa.
Kepala Desa Jampangtengah, Agus Jayadi Ramli melalui Kesos Taufik Ramadhan mengatakan, bahwa warga yang rumahnya terancam longsor telah melakukan evakuasi mandiri dan mengungsi ke tempat yang lebih aman di Kampung Pasir Angin RT 02/08 Desa Jampangtengah. Proses evakuasi masih terus dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh warga yang terkena dampak bencana ini,” kata Taufik Ramadhan kepada sukabumizone.com, Rabu (4 /12).
Ia juga menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat intensitas hujan yang tinggi dan terus-menerus pada Rabu 4 Desember sekira pukul 07: 00 WIB.
” Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, kami bersama Babinkamtibmas, Babinsa, Tagana, P2BK, dan Muspika Kecamatan Jampangtengah, serta unsur lainnya terus memantau kondisi di wilayah,” terangnya.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini. “Dengan kerjasama dan kesigapan bersama, diharapkan bencana-bencana alam dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya.
Reporter: Ginda Ginanjar
Redaktur: Surya Adam





