
JAMPANGTENGAH, sukabumizone.com || Sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) dengan 99 jiwa warga Desa/Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terpaksa harus mengungsi akibat terdampak bencana alam tanah longsor yang terjadi pada 4 Desember 2024 lalu.
Dari informasi yang diperoleh, beberapa wilayah yang terdampak longsor diantaranya, Kampung Ciagung RT3/7, Kampung Cikacang Rt4/7, Kampung Cikopi, RT5/7, Naringgul RT1/8, Kampung Ciguha RT4/5, Kampung Salaeurih RT1/4, Jelebud RT1/2, Jelebud RT1/1. “Karena curah hujan sangat tinggi selama dua hari sehingga terjadi longsor dan mengakibatkan puluhan warga memgungsi,” kata Kades Jampangtengah Agus Jayadi Ramli kepada sukabumizone.com, Jumat (6/12).

Agus menerangkan, hingga saat ini warga sangat mendambakan adanya bantuan dari pemerintah daerah hingga pusat. Pasalnya, sejak terjadi bencana belum tersentuh bantuan. “Kami meminta bantuan pemerintah daerah hingga pusat, karena sampai saat ini belum ada bantuan hanya bantuan sealakadarnya dari pemerintah desa,” terangnya.
Lanjut Agus, sejauh ini Pemdes Jampangtengah sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk segera melakukan penanganan. “Kami sudah komunikasi dengan berbagai pihak untuk meminta bantuan khususnya sandang dan pangan,” ucapnya.
Ia berharap, pemerintah daerah hingga pusat dapat segera merespon kondisi ini dan membantu menyalurkan sandang pangan untuk meringankan beban warga. “Semoga pemerintah daerah dan pusat bisa segera turun tangan,” pungkasnya.
Reporter: Reiza Apwildan
Redaktur: Ruslan AG





