SUKABUMI KAB, sukabumizone.com || Suasana haru dan khidmat menyelimuti Pusbangdai Cikembar. Sebanyak 442 calon jemaah haji Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam Kloter 39 resmi dilepas keberangkatannya olah Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas.
Ratusan jemaah yang siap menunaikan rukun Islam kelima itu terdiri dari 435 calon haji dan 7 orang petugas haji. Dalam rombongan ini, usia bukanlah penghalang. Madsholeh Okib yang berusia 91 tahun menjadi jemaah tertua, sementara Rizki Hamdani, berusia 18 tahun, menjadi jemaah termuda. Semangat mereka menjadi simbol keikhlasan dan kerinduan umat untuk menjejakkan kaki di tanah suci.
Dalam sambutannya, H. Andreas menyampaikan bahwa pelepasan jemaah haji bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penuh makna yang patut disyukuri dan didoakan bersama. Ia berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kekuatan hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stamina selama menjalankan ibadah. Menurutnya, kekuatan fisik dan mental menjadi bekal utama karena ibadah haji bukan hanya spiritual, tetapi juga menuntut kesiapan jasmani.
“Atur waktu dan kegiatan dengan bijak. Jangan sampai kelelahan menghalangi kekhusyukan ibadah,” ujarnya memberikan pesan.
Tak hanya itu, Wakil Bupati mengajak seluruh calon jemaah untuk menjaga sikap dan perilaku selama di tanah suci. Sebab, kehadiran mereka membawa nama baik Indonesia, khususnya Kabupaten Sukabumi.
“Jadilah duta bangsa yang baik. Santun dalam bersikap, ramah dalam bertutur, dan rendah hati dalam beribadah. Itulah wajah Indonesia yang harus kita tunjukkan,” katanya.
Ia juga menitipkan harapan agar sepulangnya dari tanah suci, para jemaah bisa menjadi penggerak nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Menjadi teladan dalam kebaikan dan penguat spiritualitas di lingkungan sekitar.
“Mari kita bangun Kabupaten Sukabumi yang mubarakah—maju, unggul, berbudaya, dan penuh berkah,” pungkasnya.
Sebagai simbol pelepasan, Wakil Bupati menyerahkan bendera merah putih kepada Ketua Kloter 39. Isyarat penuh harapan itu mengiringi langkah suci para jemaah menuju tanah haram, membawa do’a ribuan hati yang menanti kepulangan mereka dengan gelar haji yang mabrur.
Reporter: Reiza Apwildan
Redaktur: Ruslan AG





