SUKABUMI KOTA,sukabumizone.com || Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS, Inggu Sudeni, menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan ke-III Tahun Sidang 2024–2025 di RA Adznia, Kampung Sawah Lega, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, pada Minggu (1/6/2025).
Dalam agenda ini, ia menyerap secara langsung berbagai aspirasi dari warga, seiring dengan momen 100 hari masa kerja Wali Kota Sukabumi yang menjadi sorotan publik.
Dalam sambutannya, Inggu menyampaikan rasa syukurnya dapat bertemu kembali dengan masyarakat secara langsung. Ia menilai kegiatan reses adalah momen penting untuk menampung berbagai masukan yang akan menjadi bekal dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi di DPRD.
“Kami bersyukur hari ini bisa menjalankan reses dan bertemu langsung dengan konstituen. Banyak aspirasi yang disampaikan dan itu akan menjadi bahan dalam menyusun prioritas program kerja ke depan,” ujar Inggu.
Dari dialog yang berlangsung, tiga isu utama muncul sebagai keluhan masyarakat, yakni kondisi infrastruktur yang masih banyak rusak, kesulitan akses pendidikan—terutama masuk ke sekolah negeri tingkat SMP dan SMA—serta tantangan dalam sektor perekonomian warga. Inggu menegaskan, permasalahan ini harus mendapat perhatian serius selama lima tahun ke depan.
“Masyarakat mengeluhkan banyaknya jalan yang belum diperbaiki, dan juga sulitnya akses masuk ke sekolah negeri, terutama SMA dan SMP. Ini tentu harus jadi perhatian pemerintah agar tidak menjadi persoalan jangka panjang,” tambahnya.
Tak hanya itu, minimnya penerangan jalan umum (PJU) di beberapa ruas jalan besar juga menjadi sorotan. Inggu menyoroti perlunya peningkatan layanan infrastruktur dasar seperti PJU, yang berdampak langsung terhadap keamanan dan kenyamanan warga. Ia pun menanggapi rencana pemerintah menjalin kerja sama PBU (Pembiayaan Berbasis Usaha) dengan pihak swasta secara kritis.
“Pemerintah memang menggulirkan wacana kerja sama dengan badan usaha untuk penerangan jalan, tapi itu harus dikaji secara mendalam. Kita perlu hitung plus-minusnya, agar tidak merugikan Kota Sukabumi dalam jangka panjang,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Inggu Sudeni berharap seluruh aspirasi yang ditampung bisa diperjuangkan secara maksimal dalam rapat-rapat DPRD maupun dalam komunikasi intensif dengan pihak eksekutif. “Kami berkomitmen untuk menjadi jembatan kepentingan rakyat yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat,” tukasnya.
Reporter: Reiza Apwildan
Redaktur: Ruslan AG





