SUKARAJA, sukabumizon.com || Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2025 di Kampung Cigombong, Desa/Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini, merupakan bagian dari program Panen Raya Jagung Serentak Nasional yang difasilitasi oleh Polri sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif bersama masyarakat.
Sebelum kegiatan panen dimulai, Forkopimda Kabupaten Sukabumi mengikuti sambutan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, yang disampaikan secara virtual dari Lanud Harry Hadisoemantri, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, produksi pangan Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam sektor beras dan jagung. Ia menyatakan optimisme bahwa Indonesia dapat mencapai swasembada pangan, bahkan menjadi lumbung pangan dunia.
“Beberapa saat lalu kita menyaksikan keberhasilan produksi beras di tengah kelangkaan global. Kini, kita panen jagung secara serentak. Ini merupakan tonggak penting menuju kemandirian pangan nasional,” ujar Prabowo.
Presiden juga menegaskan bahwa tidak ada bangsa yang merdeka tanpa kemampuan memproduksi makanannya sendiri, dan menargetkan pada tahun 2026 Indonesia tidak lagi mengimpor jagung.
“Keberhasilan ini harus dibarengi dengan meningkatnya kesejahteraan petani. Mereka harus bisa hidup dengan layak,” tambahnya.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa panen yang dilakukan di Warungkiara merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya swasembada pangan nasional.
“Panen jagung kali ini baru dilakukan di lahan seluas satu hektare. Namun, di Kabupaten Sukabumi masih terdapat banyak lahan potensial yang akan kami optimalkan untuk pertanian,” ungkap Bupati.
Lebih lanjut, ia berharap program nasional ini tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga mampu memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi para petani.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap kesejahteraan petani juga meningkat seiring keberhasilan panen. Program ini perlu terus diperkuat di masa mendatang,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian menuturkan bahwa panen di Warungkiara menunjukkan hasil yang baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
“Dalam satu hektare, jagung yang dihasilkan memiliki kualitas cukup bagus. Ini membuktikan bahwa kerja sama antara Polri, petani, dan pemerintah daerah mampu menghasilkan capaian positif,” pungkasnya.
Reporter: Restu Virmansyah
Redaktur: Ruslan AG





