
CICANTAYAN, sukabumizone.com || Seorang pria lanjut usia bernama Ade Rahmat (63), warga Kampung Pondok Leungsir, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, tewas setelah tertabrak Kereta Api Pangrango jurusan Bogor–Sukabumi, Sabtu pagi (2/8/2025) sekitar pukul 09.15 WIB.
Peristiwa tragis ini terjadi di sekitar jalur rel di Kampung Paledang, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Menurut keterangan keluarga, korban memiliki gangguan pendengaran dan riwayat diabetes. Ia kerap beraktivitas di sekitar rel untuk berjalan kaki dan berjemur sebagai bagian dari rutinitas terapi kesehatannya.
“Almarhum memang sering jalan kaki dan berjemur di rel, katanya untuk terapi. Kami tidak menyangka akan berakhir seperti ini. Kami ikhlas, mungkin ini sudah takdir,” ujar Dedi Haikal,(47) menantu korban.
Warga sekitar sempat dikejutkan oleh kejadian tersebut. Tim gabungan dari Polsek Cibadak, Koramil Cibadak, dan tenaga medis segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Sekarwangi guna keperluan identifikasi dan pemeriksaan lanjutan.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait kronologi lengkap insiden tersebut. Namun, kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan di sekitar jalur kereta api dan larangan keras untuk melakukan aktivitas pribadi di area rel.
Reporter: Ginanjar
Editor: Ruslan AG





