
SUKARAJA, sukabumizone.com || Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia tahun 2025, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi, di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, menggelar kegiatan restocking atau penebaran benih ikan di perairan umum daratan.
Sebanyak 40 ribu ekor bibit ikan tawes dan ikan paray ditebar di perairan Situ Batu Karut, yang terletak di Desa Selaawi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Kamis (14/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian sumber daya ikan serta bentuk nyata kontribusi pemerintah dalam menjaga keberlangsungan ekosistem air tawar, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan dan ketahanan pangan lokal.
Menurut Kepala BBPBAT Sukabumi, kegiatan restocking ini tidak hanya memiliki dimensi ekologis, tetapi juga berdampak sosial dan ekonomi. Penebaran bibit ikan secara berkala di perairan umum menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memastikan ketersediaan stok ikan bagi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki potensi sumber daya alam air tawar yang besar.
“Restocking ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem, serta mendukung masyarakat sekitar dalam mengembangkan perikanan tangkap secara berkelanjutan,” ungkap perwakilan BBPBAT dalam sambutannya.
Kepala Desa Selaawi, H.Zaenal Mutaqien, memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada BBPBAT Sukabumi yang telah memilih Situ Batu Karut sebagai lokasi kegiatan, sekaligus mendukung program pelestarian lingkungan di wilayahnya.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membantu menambah asupan gizi warga. Kami juga berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin, karena manfaatnya sangat terasa di tengah masyarakat,” kata Jaenal Mutaqin.
Ia menambahkan bahwa potensi Situ Batu Karut cukup besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis perikanan dan edukasi lingkungan, sehingga dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga Desa Selaawi.
Kegiatan restocking ini juga melibatkan sejumlah unsur masyarakat dan pemerintah daerah. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, aparatur Kecamatan Sukaraja, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang dengan antusias menyaksikan proses penebaran bibit ikan.
Warga menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap restocking bisa meningkatkan hasil tangkapan ikan di masa mendatang. Beberapa warga bahkan mengusulkan adanya pelatihan budidaya ikan atau program lanjutan berupa pengelolaan perikanan berbasis kelompok masyarakat.
Situ Batu Karut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan ekowisata air yang terintegrasi dengan kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat. Dengan penebaran benih ikan secara berkala, kawasan ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah, sekaligus menjadi tempat pembelajaran tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya perairan secara bijak.
Reporter: Ginanjar
Redaktur: Ruslan AG





