• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Jumat, Maret 6, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Berlangsung 22 Tahun, Kesabaran Seorang Ibu Merawat Buah Hati yang Divonis Hidrosefalus

redaktur by redaktur
3 September 2025
in Daerah
0

WARUNGKIARA, sukabumizone.com || Tetesan air mata terpancar dari wajah pasangan suami istri (Pasutri) Yeyet (50) dan Aneng, saat menyambut kedatangan awak media yang didampingi Pemerintah Desa Girijaya, Kecamatan Warungkiara, ke rumahnya, Rabu (3/9/2025).

Yeyet dan Aneng merupakan warga Kampung Kopeng, Desa Girijaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Mereka adalah orang tua dari Zemes (22) anak yang mengidap penyakit hidrosefalus.

BacaJuga

Gercep Tangani Pergerakan Tanah Bantargadung, Pemkab Sukabumi Siapkan Relokasi Warga

Gercep Tangani Pergerakan Tanah Bantargadung, Pemkab Sukabumi Siapkan Relokasi Warga

5 Maret 2026
Kejari Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kejari Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

5 Maret 2026
Muhibah Ramadan di Cibadak, Bupati Asep Paparkan Prestasi dan Fokus Pembangunan

Muhibah Ramadan di Cibadak, Bupati Asep Paparkan Prestasi dan Fokus Pembangunan

4 Maret 2026
Sekda Kabupaten Sukabumi Ikuti Sosialisasi ProSN, Pemkab Siap Perkuat Pelaporan dan Pengawasan

Sekda Kabupaten Sukabumi Ikuti Sosialisasi ProSN, Pemkab Siap Perkuat Pelaporan dan Pengawasan

4 Maret 2026

Zemes adalah anak yang sejak lahir divonis mengidap hidrosefalus, kelainan pada otak akibat penumpukan cairan berlebih di dalam rongga kepala. Kondisi ini membuat kepalanya membesar dan ia harus rutin menjalani perawatan medis.

Di samping Zemes, selalu ada sosok sang ibu, Yeyet (50). Dengan penuh kesabaran, ia mendampingi setiap detik perjuangan sang buah hati. Meski harus berjaga hampir setiap malam Yeyet tak pernah mengeluh.

“Kalau capek, pasti capek. Tapi setiap lihat senyum Raka, semua rasa lelah hilang,” tuturnya sambil mengusap lembut kepala putranya.

Perjuangan Yeyet bukan hanya soal fisik dan perasaan. Kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan membuatnya harus berpikir keras untuk biaya pengobatan Zeyes. Sang suami bekerja sebagai buruh harian.

“Kadang bingung bayar obat, tapi saya yakin Tuhan tidak akan meninggalkan kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Hidrosefalus bukan hanya ujian bagi Zemes, melainkan juga perjalanan panjang bagi ibunya untuk terus belajar arti keteguhan hati. Yeyet berusaha memberikan kasih sayang penuh, agar anaknya tetap merasa bahagia meski terbatas. Ia percaya bahwa doa dan kesabaran adalah obat yang tak ternilai.

Dalam setiap pelukan Yeyet, tersimpan kekuatan yang membuat Zemes terus bertahan melawan sakitnya. Sebuah kisah sederhana, namun penuh makna tentang cinta, pengorbanan, dan harapan.

“Saya hanya ingin dia sehat dan bisa bermain seperti anak-anak lain,” ucapnya lirih. Kesabaran seorang ibu memang tak ternilai.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Desa Girijaya, Unang Suparman mengatakan, pemerintah desa sebisa mungkin membantu keluarga Yeyet dan Aneng. “Keluarga Yeyet dan Aneng itu selalu mendapatkan semua program bantuan dari pemerintah desa. Apapun itu,” kata Unang.

Unang menuturkan, upaya memberikan perhatian khusus terhadap ananda Zemes terus diberikan. Mulai dari memberikan bantuan, hingga memantau kesehatannya melalui kesos dan bidan desa.

“Kita selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat termasuk pada keluarga Zemes,” pungkasnya.

Redaktur: Ruslan AG

Previous Post

Pemdes Cijangkar Gelontorkan Rp167 Juta Tuntaskan Rabat Beton Jalan Desa

Next Post

Pemdes Cibentang Gelar Musyawarah Soal Tanah Makam

Next Post
Pemdes Cibentang Gelar Musyawarah Soal Tanah Makam

Pemdes Cibentang Gelar Musyawarah Soal Tanah Makam

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi