• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Rabu, Juni 10, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Warga Resah, Tiga Pohon Mahoni Mati di Tepi Jalan Pangleseran–Cibatu Terancam Tumbang

redaktur by redaktur
19 September 2025
in HEADLINE
0
Fotret tiga pohon mahoni yang mati di ruas jalan Kabupaten Pangleseran – Cibatu yang mengancam keselamatan para pengguna jalan | foto : Ist

CIKEMBAR, sukabumizone.com ||
Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi, muncul persoalan yang berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan. Tepatnya di ruas Jalan Kabupaten Pangleseran–Cibatu, Kampung Tanjakan Lengka RT 04/04, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, berdiri tiga pohon mahoni besar yang telah mati dan lapuk.

Pohon-pohon tersebut berada persis di tepi jalan utama yang kerap dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi batang yang rapuh dan mengering membuat keberadaannya bak “bom waktu” yang bisa tumbang kapan saja, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

Tokoh masyarakat setempat, Hedi, mengungkapkan kekhawatiran warga terhadap kondisi tersebut.
“Memang belum ada korban, tapi warga dan pengguna jalan sangat khawatir. Apalagi kalau turun hujan besar atau angin kencang, pohon itu bisa tumbang kapan saja,” ujarnya kepada, sukabumizone.com, saat ditemui di lokasi, Jum’at (19/9/2025).

BacaJuga

Rapur DPRD Kabupaten Sukabumi Sepakati Dua Raperda

10 Juni 2026

SMSI Kabupaten Bekasi Sukses Mengawal Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi, Doni Ardon: Selamat Heri Noviar Menjadi Ketua Terpilih Secara Aklamasi

9 Juni 2026

PLN UP3 Sukabumi Bersama YBM PLN Tebar Daging Qurban, Wujud Kepedulian dan Berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha

9 Juni 2026

PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan Indonesia

4 Juni 2026

Hedi menyebutkan, warga sudah beberapa kali melaporkan kondisi ini kepada pihak terkait. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan konkret dari pemerintah.
“Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru bertindak. Kami minta ini segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Gina (37), sopir angkutan umum jurusan Pangleseran–Ciembe. Ia mengapresiasi pembangunan jalan Kabupaten Pangleseran – Cibatu oleh pemerintah Kabupaten Sukabumi, namun menyoroti keberadaan pohon-pohon besar di sepanjang ruas jalan tersebut, khususnya yang telah mati.

“Di kampung Tanjakan Lengka itu ada tiga pohon mahoni besar yang sudah mati dan lapuk. Kami para sopir juga khawatir, karena sewaktu-waktu bisa tumbang dan mencelakai pengguna jalan,” ujarnya.

Warga berharap, di tengah masifnya pembangunan infrastruktur, faktor keselamatan juga mendapat perhatian serius. Penebangan pohon mati dan lapuk dinilai sebagai langkah preventif yang mendesak guna mencegah potensi jatuhnya korban jiwa maupun kerugian materiil.

Reporter: Ginanjar

Redaktur: Ruslan AG

Previous Post

Sopir Angkot Ditemukan Meninggal di Dalam Kendaraan, Warga Cibatu Geger

Next Post

Miris! Dua Sekolah di Jampangtengah Nyaris Roboh, Siswa Belajar di Ruang Darurat

Next Post
Miris! Dua Sekolah di Jampangtengah Nyaris Roboh, Siswa Belajar di Ruang Darurat

Miris! Dua Sekolah di Jampangtengah Nyaris Roboh, Siswa Belajar di Ruang Darurat

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi